Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Positif Covid-19, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal Dunia

Sulama Ali Ibrahim, istri dari Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim, sempat menjalani perawatan di ruang isolasi setelah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Juni 2020  |  09:30 WIB
Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Capt Ali Ibrahim dirujuk ke RSU Chasan Boesoerie Ternate dengan menggunakan protocol penanganan Covid-19. - ANTARA/Abdul Fatah
Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Capt Ali Ibrahim dirujuk ke RSU Chasan Boesoerie Ternate dengan menggunakan protocol penanganan Covid-19. - ANTARA/Abdul Fatah

Bisnis.com, JAKARTA — Istri Wali Kota Tidore Kepulauan dilaporkan meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19, Minggu (31/5/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara menyatakan bahwa Sulama Ali Ibrahim, istri dari Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim, meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoerie Ternate.

"Meninggal pada umur 56 tahun, Minggu (31/5) malam pukul 22.30 WIT, di ruang isolasi RSUD Chasan Boesoerie karena terinfeksi Covid-19, jenazah Istri Wali Kota telah diberangkatkan ke Kota Tidore pada Senin (1/6) pagi sekitar pukul 7.00 WIT untuk dikebumikan," tutur Ketua Bidang Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara Mayor Inf Anton Santoni seperti dilansir Antara, Senin (1/6).

Mendiang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Daerah Tidore Kepulauan (Tikep) sejak Senin (25/5), karena batuk dan demam. Kemudian, dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate pada Kamis (28/5).

Pada Jumat (29/5), hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa Sulama positif Covid-19. Dia menjadi pasien Covid-19 yang ke-139 di Maluku Utara.

Capt Ali Ibrahim juga sempat dirujuk ke RSU Chasan Boesoerie Ternate dengan menggunakan protokol penanganan Covid-19 pada pekan lalu.

"Saat ini, Wali Kota Tikep telah dirujuk ke Ternate untuk menjalani pemeriksaan karena menunjukkan diagnosa pneumonia bilateral paru-paru," ungkap Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara dr Alwia Assagaf di Ternate, Senin (25/5).

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 nasional menyebutkan bahwa secara keseluruhan, ada 153 kasus positif Covid-19 di Maluku Utara per Minggu (31/5).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maluku utara Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top