Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hamadi Wilayah Terbanyak Kasus Positif Covid-19 di Jayapura

Wilayah Hamadi tercatat paling banyak "menyumbang" jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura, Provinsi Papua.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Mei 2020  |  14:35 WIB
Ilustrasi-Tes corona oleh Lembaga Eijkman - dokumentasi lembaga Eijkman
Ilustrasi-Tes corona oleh Lembaga Eijkman - dokumentasi lembaga Eijkman

Bisnis.com, JAYAPURA - Wilayah Hamadi tercatat paling banyak "menyumbang" jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, Provinsi Papua, dr. Ni Nyoman Sri Antari menyebutkan Hamadi sebagai kontributor terbanyak.

"Wilayah Hamadi menjadi kontributor utama kasus Covid-19 di Kota Jayapura dengan jumlah kasus  137 orang positif terpapar Corona," ucap Nyoman di Jayapura, Minggu (31/5/2020).

Penyebabnya, kata dia, karena lemahnya disiplin masyarakat dalam mengikuti imbauan pemerintah dan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan memakai masker. Apalagi di wilayah ini ada dua pusat ekonomi yakni Pasar Inpres Hamadi dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

"Wilayah ini memang padat sekali pendudukunya. Awal kasus, kita selalu pantau masyarakat di situ karena mereka masuk orang dalam pengawasan (ODP), tapi karena ketika itu stigma masih tinggi terhadap pasien Covid, jadi banyak yang tak mau mengaku. Ini yang membuat penyebarannya cepat," kata Nyoman.

"Kasus pertama di sana itu kan togel di TPI. Bisa dibayangkan tiap pagi dan sore penjual ikan kumpul di situ untuk togel, tidak pakai masker, ya itu yang buat penyebaran cepat," ujarnya.

Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule mengaku kini tingginya kasus ini secara epidemiologi karena gencarnya Tim Gugus Tugas dan Dinas Kesehatan Kota Jayapura melakukan skrining dan rapid test. 

Silwanus menyebutkan skrining dan rapid test dilakukan di wilayah yang padat dan dicurigai sebagai tempat penyebaran seperti Hamadi dan Entrop.

"Tetapi penyebabnya adalah transmisi lokal. Kenapa ada transmisi lokal di Papua? Karena masyarakat kurang disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Di satu sisi, menurut dia, setelah dikaji, Kota Jayapura terlambat melakukan penutupan bandara dan pelabuhan. Virus ini sudah terlanjur masuk secara tidak diketahui dan masyarakat tak disiplin memicu cepatnya penyebaran virus ini.

Berdasarkan data Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, per 29 Mei 2020, jumlah angka kumulatif kasus Corona di Papua mencapai 734 kasus.

Dari 734 kasus itu, 508 pasien sedang dalam perawatan medis, 215 orang dinyatakan sembuh, dan 11 orang meninggal dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top