Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oknum Brimob Tembak Warga hingga Tewas, Kapolda Maluku Berjanji Tindak Tegas Pelaku

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif berjanji akan menindak tegas anggotanya yang telah melakukan penembakan terhadap warga di area tambang ilegal Gunung Botak.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 03 Februari 2022  |  09:19 WIB
Ilustrasi pembunuhan - Antara
Ilustrasi pembunuhan - Antara

Bisnis.com, MALUKU - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif berjanji akan mengusut tuntas kasus tewasnya warga akibat ditembak oknum anggotanya di Kabupaten Buru beberapa waktu lalu.

Menurutnya, oknum anggotanya berpangkat brigadir Andre Batuwael kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Pelaku sudah dibawa ke Ambon dan telah dimasukkan ke dalam sel. Kita akan proses hukum yang bersangkutan baik secara pidana maupun kode etik," terangnya dikutip dari Antara.

"Untuk pidananya sudah ditangani oleh Ditreskrimum, sedangkan kode etik ditangani oleh Propam Polda Maluku," lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ia mengatakan, kasus penembakan itu mengungkap peran pelaku yang diduga menjadi beking atas aktifitas penambangan emas ilegal di Gunung Botak.

Viral di media sosial

Tayangan video yang memperlihatkan detik-detik menegangkan saat oknum anggota Brimob menembak seorang warga di Kabupaten Buru viral di media sosial.

Dalam video yang beredar di media sosial itu, korban awalnya protes terkait aktivitas tambang ilegal yang dijalankan kakak kandung pelaku.

Saat pertengkaran adu mulut itu mulai memanas, pelaku terlihat kembali ke dalam tenda untuk mengambil senapan.

Tak lama kemudian, terdengar suara tembakan yang diarahkan pelaku kepada korban.

Akibat insiden itu, korban yang diketahui bernama Andi Latbual tewas di lokasi kejadian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penembakan
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top