Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ancaman Perang KKB, Polisi: Tidak Ada Eksodus

Hingga saat ini sejumlah faksi KKB diketahui bermarkas di wilayah Kabupaten Puncak, seperti di Ilaga dan Sinak.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Februari 2021  |  18:59 WIB
Kapolres Puncak, Papua AKBP Dicky Hermansyah Saragih.
Kapolres Puncak, Papua AKBP Dicky Hermansyah Saragih.

Bisnis.com, TIMIKA - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Puncak, Papua AKBP Dicky Hermansyah Saragih memastikan tidak ada warga pendatang yang eksodus dari wilayah ini, sehubungan dengan adanya pernyataan 'siap perang' oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) seperti yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya.

"Sampai dengan saat ini tidak ada warga pendatang yang meninggalkan Kabupaten Puncak baik di Ilaga, Beoga, dan Sinak. Kebanyakan warga pendatang itu berprofesi sebagai pedagang. Pertokoan, kios di pasar-pasar tetap buka seperti biasanya," kata AKBP Saragih, di Timika, Jumat (5/2/2021).

Kapolres Puncak menyebut situasi kamtibmas di wilayahnya sejak awal tahun 2021 hingga saat ini cukup kondusif, tanpa ada gangguan apa pun.

"Masyarakat di Kabupaten Puncak menjalankan aktivitas seperti biasanya. Mama-mama Papua tetap jualan di pasar, begitu juga masyarakat yang berkebun atau pun pegawai pemerintahan. Semuanya berjalan normal," katanya pula.

Hingga saat ini sejumlah faksi KKB diketahui bermarkas di wilayah Kabupaten Puncak, seperti di Ilaga dan Sinak.

Meski begitu, jajaran Polres Puncak terus membangun komunikasi persuasif dengan kelompok tersebut, agar tidak mengganggu situasi keamanan di wilayah Puncak.

"Kelompok itu memang sudah sejak lama ada di Puncak. Kami terus melakukan pendekatan dan komunikasi dengan mereka untuk bersama-sama menjaga keamanan di Puncak," kata AKBP Saragih.

Polres Puncak dibentuk sejak 2020 dan telah memiliki markas komando tetap yang pembangunannya dibantu oleh pemkab setempat melalui APBD 2020.

Saat ini personel polisi yang sudah ada di Polres Puncak sebanyak 120-an orang dari yang dibutuhkan sekitar 500 orang.

"Kami masih membutuhkan penambahan personel, sebab ke depan akan ada pengembangan pospol, pol subsektor maupun polsek. Saat ini polsek yang sudah aktif di Puncak baru tiga, yaitu Polsek Kota Ilaga, Polsek Beoga, dan Polsek Sinak," ujar AKBP Saragih.

Ia berharap ke depan akan ada penambahan personel di Polres Puncak, sebab tahun ini ada penerimaan sebanyak 2.000 calon bintara Polri di jajaran Polda Papua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kkb

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top