Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangunan Trans Papua di Daerah Konflik Kembali Dibahas

PUPR mengagendakan pembahasan lanjutan pembangunan jalan trans Papua di beberapa daerah konflik yang terhenti usai terjadinya kasus penembakan pada Desember 2018.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  14:31 WIB
Trans Papua - Istimewa-Kementerian PUPR
Trans Papua - Istimewa-Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAYAPURA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengagendakan pembahasan lanjutan pembangunan jalan trans Papua di beberapa daerah konflik yang terhenti usai terjadinya kasus penembakan pada Desember 2018.

Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Wetipo di Jayapura, Selasa, mengatakan pembahasan lanjutan pengerjaan pembangunan jalan transPapua ini akan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan rapat koordinasi (rakor) di lingkup kementerian terkait.

"Semua balai di Papua akan mengikuti rakor pada Rabu (4/12), guna mengevaluasi semua pekerjaan yang ada, hambatan yg dihadapi serta solusinya apa agar di tahun berikutnya pekerjaan bisa selesai," katanya.

Menurut Wempi, pihaknya berharap agar semua pihak bisa sinergi dalam berjalan menjaga keamanan di Papua sehingga pembangunan bisa selesai tepat waktu.

"Memang sudah ada perencanaan yang akan dikerjakan, akan tetapi nanti di rakor baru dibahas lagi," katanya.

Dia menjelaskan pekerjaan yang belum tuntas di periode sebelumnya akan dituntaskan di tahun mendatang.

"Bersamaan dengan agenda yang baru akan dikerjakan dalam masa kepemimpinan presiden mendatang," katanya.

Dengan kebijakan Presiden Joko Widodo dibantu balai-balai di Kementerian PUPR untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur dan keterhubungan  dari satu kabupaten ke kabupaten lainnya, diharapkan Papua dapat lebih berkembang lagi, demikian John Wempi Wetipo

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

trans papua Kementerian PUPR

Sumber : Antara

Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top