Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Intensitas Kapal Pelni ke Jayapura Diminta Dikurangi

Pemkot juga berharap pelabuhan asal memperketat pengawasan terhadap penumpang agar tidak menambah kasus di daerah tujuan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Februari 2022  |  20:08 WIB
Intensitas Kapal Pelni ke Jayapura Diminta Dikurangi
Suasana lengang di kawasan jalan utama Jayapura, Papua, Senin (30/3/2020). - Antara/Gusti Tanati
Bagikan

Bisnis.com, JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura, Papua, meminta agar Kementerian Perhubungan mengurangi operasional kapal-kapal milik PT Pelni akibat terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano kepada Antara di Jayapura, Kamis (3/2/2022) mengaku saat ini pelabuhan Jayapura dilayani enam kapal sehingga dengan terjadinya lonjakan kasus maka diminta untuk dikurangi.

Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Jayapura terbesar disumbang oleh penumpang yang turun dari kapal sehingga Pemkot menyurati untuk minta agar kapal dikurangi dari enam menjadi tiga dan jumlah penumpang juga dibatasi.

Pemkot juga berharap pelabuhan asal memperketat pengawasan terhadap penumpang agar tidak menambah kasus di daerah tujuan.

"Kami sudah menyurati Kemenhub dan meminta agar mengurangi jumlah kapal dan untuk sementara tidak menerima penumpang dari Pelabuhan Bau-bau, Sulawesi Tenggara karena penumpang asal daerah itu terbanyak sumbang kasus Covid-19 sehingga pihaknya mengambil langkah tegas bagi penumpang yang tidak memiliki identitas jelas akan dipulangkan ke daerah asal," tegas BTM .

Selain meminta agar dilakukan pengurangan operasional kapal juga diminta agar kapal tiba di pagi hari sehingga pemeriksaan lebih maksimal karena Pemkot melalui Satgas Covid-19 akan melakukan pemeriksaan rapid antigen.

"Mudah-mudahan dengan langkah-langkah yang diambil dapat mengerem laju kasus Covid-19 di Kota Jayapura," harap BTM.

Kepala PT Pelni Jayapura Whendy Imkotta secara terpisah mengakui sudah menyurati manajemen tentang permintaan Pemkot Jayapura.

Apa yang menjadi permintaan Pemkot Jayapura sudah diteruskan ke pusat baik itu mengurangi jumlah kapal maupun tidak mengangkut penumpang dari Pelabuhan Bau-bau, walaupun saat ini KM. Cirimai sudah berlayar menuju Jayapura dengan mengangkut penumpang.

Kapal yang menyinggahi Pelabuhan Bau-bau yakni KM Cirimai dan KM Sinabung sedangkan KM Dabonsolo yang juga menyinggahi pelabuhan tersebut saat ini sedang naik docking.

Untuk penumpang asal Bau-bau kemungkinan sudah terangkut di KM Cirimai yang bertolak menuju Jayapura, sejak Kamis (3/2) pagi, jelas Whendy Imkotta.

Hingga Rabu (2/2) kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura tercatat 155 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelni jayapura Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top