Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Temius Magayang, Pentolan KKB di Yahukimo, Ini Jejak Sepak Terjangnya

Temius Magayang ditangkap oleh tim gabungan Satgas Operasi Nemangkawi bersama Polres Yahukimo pada Sabtu (27/11) kemarin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 November 2021  |  14:30 WIB
Evakuasi anggota KKB Temianus Magayang dari Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, Minggu (28/11) ke Sentani guna dirawat di RS Bhayangkara, Jayapura terkait luka tembak yang dialaminya. - Antara/Humas Polda Papua
Evakuasi anggota KKB Temianus Magayang dari Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, Minggu (28/11) ke Sentani guna dirawat di RS Bhayangkara, Jayapura terkait luka tembak yang dialaminya. - Antara/Humas Polda Papua

Bisnis.com, JAKARTA - Pejabat Humas Satuan Tugas (Satgas) Operasi Nemangkawi mengungkap sederet kejahatan yang dilakukan oleh Demius Magayang alias Temius Magayang, pentolan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menyebutkan, Temius Magayang merupakan Komandan Operasi KKB XVI Wilayah Yahukimo dan sekaligus buronan Daftar Pencarian Orang (DPO) sederet kasus pembunuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

"Temius Magayang pelaku penganiayaan berat terhadap staf KPUD Yahukimo Henry Jovinski," kata Kamal dalam keterangan tertulis diterima, di Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Kejahatan lain yang dilakukan Temius Magayang, kata Kamal, yakni pembunuhan terhadap Muhamad Toyib di Jalan Bandar pada tanggal 18 Mei 2021, dan pembunuhan terhadap dua orang anggota Satfas Pemrahwan 432/SWJ di ujung Bandara Nop Goliat Dekai.

Kamal menerangkan, Temius Magayang ditangkap oleh tim gabungan Satgas Operasi Nemangkawi bersama Polres Yahukimo pada Sabtu (27/11) kemarin.

Tim gabungan, kata Kamal, berhasil mengetahui keberadaan DPO atas nama Temius Magayang di seputaran PT Indopapua Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

"Pukul 10.45 WIT, Tim Gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Nemangkawi yang dipimpin oleh Katim Satgas-i Unit Yahukimo AKP I Nengah S Gapar bergerak menuju lokasi sasaran di seputaran PT Indopapua Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo untuk melakukan penangkapan," kata Kamal.

Satu jam berselang, pada pukul 11.40 WIT, tim tiba di lokasi dan melihat sebuah mobil yang ditumpangi oleh DPO Demius Magayang alias Temius Magayang melintas di tempat kejadian perkara, sehingga tim langsung melakukan penangkapan.

Pukul 12.00 WIT, tim bergerak dari lokasi kejadian menuju Polres Yahukimo guna dilakukan pemeriksaan awal. Selanjutnya, pukul 12.30 WIT, DPO Demius Magayang alias Temius Magayang langsung dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis, akibat luka tembak yang dialaminya.

Dalam penangkapan tersebut, Poliri mengamankan barang bukti, di antaranya satu pucuk senjata api pendek rakitan, delapan butir amunisi terdiri atas kaliber 5,56 mm sebanyak tujuh butir dan kaliber 7,62 mm sebanyak satu butir. Berikutnya, dua unit ponsel, sebuah dompet, satu pisau, dan satu unit kalung bercorak BK.

Pentolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Temianus Magayang, Minggu, dievakuasi ke Sentani dan kini dirawat di RS Bhayangkara Jayapura, Papua, akibat luka tembak.

Temianus alias Demius Magayang tertembak karena melawan saat hendak ditangkap, Sabtu (27/11). Dia diterbangkan ke Jayapura untuk mendapat perawatan, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, Minggu (28/11/2021).

Ia mengatakan Temius Magayang menjabat Komandan Operasi KKB Kodap XVI Wilayah Yahukimo yang menjadi daftar pencarian orang (DPO) akibat terlibat berbagai kasus pembunuhan di wilayah Polres Yahukimo.

Saat ditangkap, ujar dia, Temianus bersama tiga rekannya membawa sepucuk senjata api rakitan dengan delapan peluru.

Kondisi Magayang saat ini stabil, kata Kamal, seraya menjelaskan pentolan KKB itu tercatat terlibat dalam 12 kasus pembunuhan yang terjadi sejak 2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kkb

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top