Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Wisata dari Luar Papua Barat Tak Boleh Masuk Raja Ampat

Seiring dengan pemberlakuan kebuijakan larangan mudik selama masa Idulfitri tahun ini, kapal wisata dari luar Provinsi Papua Barat pun dilarang masuk Kabupaten Raja Ampat. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  03:09 WIB
Kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Bara./Antara - Akbar Nugroho Gumay
Kawasan wisata Piaynemo di Raja Ampat, Papua Bara./Antara - Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, WAISAI – Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Raja Ampat tidak mengizinkan kapal wisata yang berasal dari luar Papua Barat masuk dan beraktivitas di kabupaten itu selama pemberlakuan larangan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021.

Kepala Kantor UPP Kelas II Raja Ampat Anggiat P. Marpaung mengatakan langkah itu diterapkan sebagai tindak lanjut surat edaran pemerintah pusat No. 13/2021 tentang larangan mudik Idulfitri.

“Kapal yang diizinkan masuk ke Raja Ampat selama masa larangan mudik adalah yang mengangkut logistik atau barang kebutuhan masyarakat,” ujarnya di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat.

Marpaung mengemukakan kebutuhan logistik terutama bahan pokok atau bapok bagi masyarakat Raja Ampat berasal dari Sorong. "Namun, kapal yang membawa penumpang dari luar Papua Barat masuk Raja Ampat tidak diizinkan."

Dia menambahkan pihaknya bersama instansi terkait lainnya akan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap kapal yang masuk ke Raja Ampat selama masa larangan mudik Lebaran.

Marpaung selanjutnya mengajak semua pihak untuk mendukung kebijakan tersebut karena dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Raja Ampat sebagai tujuan wisata dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

raja ampat Covid-19

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top