Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korban Baku Tembak di Intan Jaya Dievakuasi ke Jakarta

Prada Ginanjar meninggal akibat luka tembak di bagian perut saat kontak tembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (15/2) sekitar pukul 08.20 WIT.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  13:24 WIB
Jenazah Prada Ginanjar yang gugur dalam kontak tembak dengan KKB di kampung Mamba, Kab. Intan Jaya, Senin (15/2) tiba di Timika. - Antara/pihak ketiga)
Jenazah Prada Ginanjar yang gugur dalam kontak tembak dengan KKB di kampung Mamba, Kab. Intan Jaya, Senin (15/2) tiba di Timika. - Antara/pihak ketiga)

Bisnis.com, JAYAPURA - Jenazah Prada Ginanjar, anggota Yonif 400/BR yang meninggal akibat luka tembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Selasa, dievakuasi ke Jakarta.

"Dari Jakarta, jenazah langsung dibawa ke Desa Sumanding Wetan, Jawa Barat untuk dimakamkan," kata Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen TNI Suwastyo kepada Antara di Jayapura, Selasa (16/2/2021).

Brigjen TNI Suwastyo yang saat ini sedang berada di Ambon mengatakan bahwa jenazah Prada Ginanjar dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.50 WIB.

Prada Ginanjar meninggal akibat luka tembak di bagian perut saat kontak tembak di kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (15/2/2021) sekitar pukul 08.20 WIT.

Data Polda Papua selama tahun 2020 terjadi 49 kasus penembakan dan penganiayaan yang menyebabkan tiga anggota TNI terluka dan lima warga sipil terluka.

Kasus meninggal dalam baku tembak tercatat tiga anggota TNI dan 10 warga sipil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top