Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggota KPU Papua Ditahan karena Merugikan Negara Rp6 Miliar

AA ditahan sejak Jumat (4/12) di Markas Polda Papua di Jayapura karena diduga korupsi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Desember 2020  |  16:16 WIB
Sejumlah petugas KPPS mengenakan mahkota ciri khas Papua di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Kampung Wiantre (Arso V), Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (9/12/2020). Menurut Ketua KPU Keerom Melianus Gobay sebanyak 54.490 Daftar Pemilih Tetap (DPT) tersebar di 185 TPS di Kabupaten Keerom. - Antara/Indrayadi TH.
Sejumlah petugas KPPS mengenakan mahkota ciri khas Papua di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Kampung Wiantre (Arso V), Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (9/12/2020). Menurut Ketua KPU Keerom Melianus Gobay sebanyak 54.490 Daftar Pemilih Tetap (DPT) tersebar di 185 TPS di Kabupaten Keerom. - Antara/Indrayadi TH.

Bisnis.com, JAYAPURA - Penyidik Reskrimsus Polda Papua menahan AA, anggota KPU Papua, yang diduga melakukan korupsi hingga merugikan negara sekitar Rp6.018.458.150.

Wakil Kepala Polda Papua, Brigadir Jenderal Polisi Mathius Fakhiri, dalam keterangannya kepada wartawan di Arso, Rabu (9/12/2020), mengatakan AA ditahan sejak Jumat (4/12) di Markas Polda Papua di Jayapura karena diduga korupsi.

"Memang benar AA sudah ditahan karena melakukan penyalahgunaan dana hibah KPU Kabupaten Tolikara yang bersumber dari APBD 2017 untuk kegiatan tahapan pemungutan suara ulang Pilkada. Saat itu tersangka AA menjabat sebagai Ketua KPU Papua sekaligus Ketua KPU Kabupaten Tolikara," kata Fakhiri.

Ia menyatakan kasus itu berawal saat KPU Kabupaten Tolikara mengajukan permohonan dana hibah untuk tahapan PSU dimana surat permohonan itu hingga kini tidak ditemukan.

Kemudian ditandatangani NPHD nomor : 900/054/BPKAD/2017 dan 002/KPU-TLK/APBD-HIBAH/IV/2017, tanggal 19 April 2017 dengan nilai Rp 15. 552.547.030,- yang ditandatangani Bupati Tolikara Usman G Wanimbo, selaku pemberi hibah dan ketua KPUD Papua selaku Ketua KPUD Kabupaten Tolikara yang bertindak untuk dan atas nama KPU KabupatenTolikara adalah AA.

Selain menerima dana hibah sebesar Rp15. 552.547.030, AA juga menerima sisa dana dari NPHD 001/NPHD/LPU-TLP/IV/2016, tanggal 19 April 2016 sebesar Rp4.296.958.580 sehingga total dana yang digunakan saat pelaksanaan tahapan PSU KPU Kabupaten Tolikara 2017 sebesar Rp19.849. 505.610 yang dikelola Yustinus Padang selaku Plt Sekretaris KPUD Kabupaten Tolikara dan Ahmad Baurhanudin yang menjabat bendahara pengeluaran.

Saat menerima dana hibah tidak ada pakta integritas yang seharusnya ditandatangani AA sebagai Ketua KPU Papua yang juga menjabat Ketua KPU Kabupaten Tolikara yang juga penerima hibah.

Adapun barang bukti yakni dokumen laporan pertanggungjawaban, dokumen pencairan anggaran dan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua Pilkada Serentak

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top