Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lima Aset Pemkot Sorong Dikuasai Pihak Ketiga, Kok Bisa?

KPK berharap Pemerintah Kota Sorong melakukan pembenahan tata kelola manajemen aset daerah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  09:39 WIB
Ilustrasi-Pintu Gerbang Kantor Wali Kota Sorong - Antara/Ernes Kakisina
Ilustrasi-Pintu Gerbang Kantor Wali Kota Sorong - Antara/Ernes Kakisina

Bisnis.com, SORONG - Penguasaan aset pemerintah oleh pihak ketiga terjadi di Kota Sorong, Papua Barat.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia mencatat ada lima aset bangunan milik Pemerintah Kota Sorong yang dikuasai pihak ketiga. Nilai total kelima aset itu mencapai Rp8 miliar.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar di Sorong, Selasa (11/8/2020), mengatakan bahwa selain lima aset bangunan tersebut, KPK juga mencatat Pemerintah Kota Sorong memiliki aset tanah dan bangunan sejumlah 251 bidang.

Lili mengatakan dari 251 aset bidang tanah dan bangunan milik Pemerintah Kota Sorong tersebut baru 41 bidang yang memiliki sertifikat.

Lili berharap Pemerintah Kota Sorong melakukan pembenahan tata kelola manajemen aset daerah.

Menurut dia, sebagai lembaga yang berfungsi mencegah tindak korupsi, KPK memiliki tugas dan kewenangan yang berbeda jika dibandingkan dengan institusi penegak hukum lain.

Salah satu kewenangan KPK, kata Lili, berkoordinasi kemudian melakukan supervisi dengan kementerian, instansi, lembaga ataupun dengan pemerintah daerah guna pembenahan tata kelola manajemen aset negara.

Dikatakan Lili salah satu fokus KPK pada 2019 dan kemudian berlanjut 2020 adalah terkait pada pembenahan tata kelola manajemen aset pada pemerintahan daerah termasuk Kota Sorong.

"Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sorong maupun Kabupaten karena permasalahan penyerahan aset RSUD Kampung Baru dari kabupaten kepada kota yang bertahun-tahun tertunda akhirnya diselesaikan dengan baik," tambah Lili.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK sorong

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top