Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengurangan Layanan Rumah Sakit di Jayapura Terus Berlanjut

Pemprov Papua akan menambah tenaga kesehatan sekitar 150 orang yang nantinya membantu pelayanan di sejumlah rumah sakit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Juli 2020  |  13:23 WIB
Puskesmas Elyuyo, Polimak, ditutup akibat lima tenaga medisnya positif Covid-19. - Antara/Evarukdijati
Puskesmas Elyuyo, Polimak, ditutup akibat lima tenaga medisnya positif Covid-19. - Antara/Evarukdijati

Bisnis.com, JAYAPURA - Manajemen Rumah Sakit Provita Jayapura Provinsi Papua mengakui melakukan pembatasan pelayanan kesehatan akibat tenaga kesehatannya positif Covid-19.

"Memang benar ada 43 nakes positif, dua diantaranya sudah sembuh sehingga yang dirawat sebanyak 41 orang," kata Dirut RS Provita Jayapura dr Asmi Justina Wismaningrum kepada Antara di Jayapura, Rabu (15/7/2020).

Diungkapkan, 41 nakes tidak semua dirawat di rumah sakit karena ada yang keluarga dan pasien minta dirawat di rumah.

Selain nakes positif Covid-19, tercatat 47 karyawan yang terdiri dari tenaga kesehatan dan non nakes masih menunggu hasil swabnya.

Karena faktor itulah untuk sementara rumah sakit yang dipimpinnya membatasi pelayanan kesehatan dan hanya membuka poli penyakit dalam, saraf dan bedah umum.

Selain itu layanan penunjang seperti radiologi dan farmasi serta pemeriksaan rapid test beroperasi normal.

Pembatasan pelayanan itu dilakukan selain akibat banyaknya nakes yang positif juga untuk mensterilasi ruangan-ruangan yang ada, kata dr Asmi seraya menambahkan manajemen menjadwalkan Rabu (29/7) RS Provita Jayapura beroperasi normal.

"Sterilisasi ruangan terus dilakukan sambil menunggu hasil swab 47 karyawan," jelasnya.

Satgas Penanganan Covid-19 Papua menyatakan kasus warga yang positif bertambah 53 orang hingga secara kumulatif tercatat 2.406 orang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Papua dr. Silwanus Sumule di Jayapura, Rabu malam mengungkapkan, peningkatan jumlah pasien Covid-19 terjadi di Kota Jayapura 31 kasus, Kabupaten Jayapura 11 kasus, Mimika tujuh kasus, Biak tiga kasus dan satu kasus di Kab. Nabire.

"Memang benar jumlah positif Covid-19 di Papua terus mengalami kenaikan akibat tim surveilens masih melakukan tracing serta rapid test massal," kata Sumule.

Diungkapkan, dari 2.406 kasus positif corona terdapat 1.216 orang di antaranya dirawat, 1.164 sembuh dan 26 orang meninggal.

Pemeriksaan sample swab yang dilakukan menggunakan PCR dna TCM sebabyak 2.141 sample.

Untuk menekan penyebaran Covid-19 masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak serta rajin mencuci tangan baik menggunakan sabun atau hand sanitizer, harap Sumule.

Sumule yang juga menjabat Sekretaris Dinkes Papua menambahkan, pemprov akan menambah tenaga kesehatan sekitar 150 orang yang nantinya membantu pelayanan di sejumlah rumah sakit.

Rekrutmen tenaga kesehatan segera dilakukan sehingga operasional rumah sakit kembali normal, harap dr. Silwanus Sumule.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua jayapura

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top