Pertamina Tingkatkan Pelayanan untuk Penerbangan di Bandara Sorong

PT Pertamina (Persero) meresmikan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) untuk memberikan pelayanan maksimal bagi aktivitas penerbangan di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 November 2019  |  14:59 WIB
Pertamina Tingkatkan Pelayanan untuk Penerbangan di Bandara Sorong
Pertamina - Reuters

Bisnis.com, SORONG – PT Pertamina (Persero) pada Kamis (21/11/2019) meresmikan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) untuk memberikan pelayanan maksimal bagi aktivitas penerbangan di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat.

Vice President Operation dan Services PT Pertamina (Persero) Kusumo Wibowo dalam sambutannya mengatakan bahwa DPPU Sorong bukan baru kali ini beroperasi, tetapi sudah 33 tahun yang lalu.

Hanya saja, kata dia, fasilitas serta kapasitas DPPU dulu masih sangat terbatas. Seiring dengan perkembangan pembangunan Kota Sorong dan pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, DPPU Sorong ditingkatkan menjadi satu-satunya DPPU termodern di wilayah Indonesia Timur.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sorong serta pihak TNI dan Polri yang telah memberikan dukungan bagi pembangunan DPPU Sorong hingga selesai tepat dengan waktu yang ditentukan.

Kusumo mengutarakan bahwa peresmian DPPU DEO Sorong merupakan komitmen nyata peningkatan pelayanan Pertamina kepada konsumen di Indonesia Timur.

"Kehadiran DPPU modern ini diharapkan dapat mendukung perkembangan dunia aviasi atau penerbangan di wilayah Timur Indonesia guna mendukung peningkatan sektor pariwisata," ujar Kusumo.

Vice President Reliability dan Project Development PT Pertamina (Persero), Budi Y.P. Hutagaol yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa proyek relokasi DPPU DEO Sorong dimulai pada 2016 dan tuntas pada 2019 dengan nilai investasi sebesar Rp112 miliar.

Menurut dia, fasilitas dan sarana DPPU sekarang lebih lengkap dan modern, yakni tiga tangki avtur berkapasitas total 1.500 KL dari sebelumnya yang hanya menggunakan temporary storage tank ex-refueller dengan kapasitas total 111 KL.

"Dengan fasilitas yang lengkap dan modern ini kami berharap kualitas pelayanan pengisian bahan bakar pesawat udara semakin meningkat,” kata Hutagaol.

General Manager Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero) Gema Iriandus Pahalawan menambahkan bahwa pada 2013 – 2016 terdapat peningkatan volume penjualan rata-rata tiap tahun sebesar 13.6 persen dengan volume penjualan per hari mencapai 58 KL.

Namun, ujarnya, peningkatan volume pada 2016 tersebut belum diimbangi dengan rata- rata ketahanan stok (coverage days) sebesar 2,5 hari karena tangki penyimpanan masih berukuran kecil.

Dia menyampaikan fasilitas lengkap dan modern sekarang ini ketahanan stok sebesar 22 hari dengan kontribusi penjualan hingga sebanyak rata-rata 68 KL per hari dengan frekuensi pengisian ulang (refueling) rata-rata 19 kali per hari pada periode Januari sampai Oktober 2019.

Pada November 2019 sendiri, penjualan avtur di DPPU Sorong mencapai rata-rata 85 KL per hari.

Asisten Satu Setda Kota Sorong, Rahman, mewakili Wali Kota pada acara peresmian DPPU mengapresiasi Pertamina yang telah meningkatkan fasilitas DPPU Sorong menjadi yang termodern di Indonesia Timur.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Lambert Jitmau dan Wakil Wali Kota Pahima Iskandar untuk menjadikan Sorong sebagai Kota termaju di seluruh tanah Papua.

"Kami berharap dengan peningkatan kapasitas dan fasilitas DPPU Sorong perekonomian Kota Sorong semakin berkembang dan pendapatan daerah Kota Sorong juga semakin bertambah," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pertamina, bandara, papua, sorong

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top