Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kondisi Wamena Selepas Penikaman di Jembatan Wouma

Wakil Kepala Polres Jayawijaya, AKP Leonard Yoga, mengklaim situasi dan kondisi keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sudah kondusif.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Oktober 2019  |  10:52 WIB
Seorang warga berada di puing rumahnya yang terbakar di kawasan Hom-hom, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan akan bekerja sama dengan Zeni TNI untuk segera membangun kembali kantor pemerintahan, perumahan, ruko, dan fasilitas umum yang rusak hingga terbakar pascaaksi unjuk rasa yang berujung anarkis pada 23 September 2019. - Antara/M Risyal Hidayat
Seorang warga berada di puing rumahnya yang terbakar di kawasan Hom-hom, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan akan bekerja sama dengan Zeni TNI untuk segera membangun kembali kantor pemerintahan, perumahan, ruko, dan fasilitas umum yang rusak hingga terbakar pascaaksi unjuk rasa yang berujung anarkis pada 23 September 2019. - Antara/M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAYAPURA - Wakil Kepala Polres Jayawijaya, AKP Leonard Yoga, mengklaim situasi dan kondisi keamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sudah kondusif pascapenikaman warga di Jembatan Wouma pada Sabtu (12/10).

"Situasi Wamena saat ini kondusif," katanya lewat pesan singat kepada Antara di Jayapura, Papua, Minggu (13/10/2019).

Polisi di lapangan, kata dia, terus meningkatkan patroli keamanan ke sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminal. "Patroli juga ditingkatkan agar tidak kecolongan," katanya.

Mengenai masalah itu, ia mengimbau warga tetap tenang dan menyerahkan persoalan itu kepada pemerintah ataupun aparatur keamanan. "Kami bekerja keras, mohon bantuan masyarakat untuk tidak terpengaruh isu-isu menyesatkan," katanya.

Berdasarkan data lapangan dan informasi yang berhasil dihimpun Antara penikaman itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIT Sabtu (12/10) di Jembatan Wouma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Ketika itu, sebanyak enam orang pekerja bangunan yang berboncengan di empat kendaraan bermotor pulang dari kerja di bangunan di depan Paroki Wouma menuju Wamena.

Tiba-tiba di depan Jembatan Wouma, Deri Daru Padang (30), pengendara motor yang di depan ditikam dua orang tak dikenal, dengan ciri-ciri satu anak dewasa pakai baju merah dan satu anak remaja.

Setelah ditikam, Padang yang membonceng Bunga Simon, terjatuh kemudian bangun kembali mengendarai motor. Mereka kemudian melapor di Pos Brimob di dekat Pasar Wouma, kemudian korban tikam dibawa ke RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis. Informasi terkini yang didapat menyebutkan, Padang terluka serius di perutnya akibat tikaman itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wamena

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top