Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intensitas Pencarian Helikopter MI 17 yang Hilang Dikurangi

Pemimpin Kodam XVII/Cendrawasih mengemukakan bahwa intensitas pencarian helikopter MI 17 milik TNI AD yang hilang kontak sejak 28 Juni 2019 secara bertahap akan dikurangi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  18:49 WIB
Sejumlah prajurit TNI bersiap melakukan pencarian Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Pangkalan TNI AU Silas Papare, Sentani Jayapura, Papua, Minggu (30/06/2019). Heli MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang membawa 12 penumpang beserta kru hilang kontak pada Jumat (28/6/2019) dalam penerbangan Oksibil menuju Jayapura. - Antara/Gusti Tanati
Sejumlah prajurit TNI bersiap melakukan pencarian Helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak di Pangkalan TNI AU Silas Papare, Sentani Jayapura, Papua, Minggu (30/06/2019). Heli MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang membawa 12 penumpang beserta kru hilang kontak pada Jumat (28/6/2019) dalam penerbangan Oksibil menuju Jayapura. - Antara/Gusti Tanati

Bisnis.com, JAYAPURA — Pemimpin Kodam XVII/Cendrawasih mengemukakan bahwa intensitas pencarian helikopter MI 17 milik TNI AD yang hilang kontak sejak 28 Juni 2019 secara bertahap akan dikurangi.

"Memang betul intensitas pencaharian kemungkinan akan dikurangi namun kapan belum dapat dipastikan kapan mulai dikurangi," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf M.Aidi kepada Antara di Jayapura, Rabu (24/7/2019).

Dia mengatakan, pengurangan intensitas pencarian disebabkan beberapa faktor, antara lain banyaknya kegiatan yang harus dilaksanakan sehingga nantinya pencarian itu dilakukan oleh satgas pamtas yang wilayahnya diduga dilintasi helikopter tersebut.

Selain itu, kata Kapendam, saat mengiriman logistik ke pos-pos juga personel TNI diminta untuk memantau wilayah yang dilintasinya dari udara.

“Prajurit nantinya selain berpatroli juga mencari helikopter yang hilang kontak dalam penerbangan Oksibil-Sentani,” kata Aidi seraya mengatakan, hingga Rabu (24/7) pencarian yang dilakukan, baik melalui darat maupun udara, belum menemukan titik terang.

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138, terbang dari Oksibil pukul 11.40 wit namun hingga kini belum ditemukan.

Helikopter yang sebelumnya terbang dari Okbibab itu mengangkut 12 orang, yakni kru Kapten CPN Aris (pilot), Kapten CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Asharul.

Sementara nama-nama penumpang yang merupakan anggota Yonif 725/WRG yang sebelumnya bertugas di Okbibab, yaitu Serda Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe,Pratu Risno, PradaSujono Kaimuddin, dan Prada Tegas Hadi Sentana.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

helikopter jatuh

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top