Papua Barat Jajaki Kerjasama Perdagangan di Kawasan Pasifik

Pemerintah Provinsi Papua Barat menjajaki kerja sama perdagangan dengan negara-negara di kawasan Pasifik, khususnya Nagara Palau dan Australia.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  20:57 WIB
Papua Barat Jajaki Kerjasama Perdagangan di Kawasan Pasifik
Seorang wisatawan mancanegara berfoto diri dengan latar belakang pemandangan di Pianemo, Raja Ampat, Papua Barat - Antara

Bisnis.com, MANOKWARI--Pemerintah Provinsi Papua Barat menjajaki kerja sama perdagangan dengan negara-negara di kawasan Pasifik, khususnya Nagara Palau dan Australia.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani di Manokwari, Kamis, mengatakan, beberapa waktu lalu ia berkunjung ke Selandia Baru. Pada kegiatan tersebut Pemprov Papua Barat melakukan pertemuan serius dengan beberapa negara wilayah Pasifik.

"Di antaranya Negara Palau, selama ini negara tersebut mendatangkan barang dari Taiwan dan Amerika Selatan dengan ongkos transporasi yang cukup mahal. Jaraknya cukup jauh, dibanding jarak antara Papua Barat dengan Palau," kata dia.

Kerja sama perdagangan dengan negara tersebut, katanya seperti ditulis Antara, sangat terbuka lebar, terutama untuk barang kebutuhan bangunan serta komoditas perikanan.

"Pemerintah Negara Palau berkeinginan seperti itu, kalau bisa ambil dari Papua Barat, tentu biayanya akan semakin murah karena sangat dekat," katanya.

Menurut Lakotani, potensi perikanan di Papua Barat cukup besar dan bisa dioptimalkan untuk memenuhi permintaan Palau. Begitu pula bahan bangunan, di Papua Barat sudah ada produksi semen yang bisa diekspor ke negara tersebut.

"Seperti kayu, batu, pasir kita juga bisa kirim, karena di sana sangat dibutuhkan," katanya menambahkan.

Untuk negara Australia, lanjut Wagub, sudah ada penandatangan nota kesepahaman (Mou) kerja sama untuk pengiriman rempah-rempah dan perikanan dari Papua Barat.

Pemprov akan segera menindaklanjuti kerja sama perdagangan dengan dua negara tersebut dan berharap kerja sama ini berjalan lancar, demikian Mohamad Lakotani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pasifik, papua barat

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top