Pemkab Biak Wajibkan Acara Pemerintahan Suguhkan Pangan Lokal

Sedianya setiap acara pemerintahan diharuskan menyediakan makanan pangan lokal berupa papeda sagu, keladi, ubi/petatas, pisang rebus dan jagung rebus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  20:53 WIB
Pemkab Biak Wajibkan Acara Pemerintahan Suguhkan Pangan Lokal
Ilustrasi. - wikipedia

Bisnis.com, BIAK - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) untuk setiap acara pemerintahan diharuskan menyediakan makanan pangan lokal berupa papeda sagu, keladi, ubi/petatas, pisang rebus dan jagung rebus.

"Dengan perbup makan pangan lokal diharapkan dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi mama-mama petani orang asli Papua di kampung," kata Bupati Biak Herry Ario Naap dalam menyampaikan visi misi pertemuan akbar masyarakat Biak di hanggar Cenderawasih Lanud Manuhua, Selasa (16/7/2019).

Ia mengharapkan, para kepala dinas, badan dan kantor organsasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Biak Numfor dapat memperhatikan ketentuan penggunaan makanan pangan lokal pada berbagai kegiatan instansi pemerintah daerah.

Herry Naap mengakui, dengan mengonsumsi makanan pangan lokal berarti Pemkab Biak Numfor ikut menambah pendapatan keluarga petani, karena hasil kebun berupa keladi, jagung, ubi/petatas dan pisang laku dibeli.

"Saya sangat berharap mama-mama petani orang asli Papua harus memperbanyak menanam pangan lokal sebagai bahan makanan untuk berbagai acara pemerintahan," ujarnya.

Selain pangan lokal, katai Herry Naap, Pemkab Biak Numfor di masa kepemimpinannya periode 2019-2024 menggalakkan penggunaan inakson atau tas hasil karya pengrajin mama-mama orang papua asli untuk anak-anak sekolah dan lingkungan pemerintahan.

"Dengan pemberlakuan inakson diharapkan bisa memberikan pendapatan setiap pengrajin dari mama-mama Papua," ujarnya.

Pada acara pertemuan akbar masyarakat Biak berlangsung Selasa (16/7) diikuti sebanyak 2.000 peserta dari berbagai perwakilan warga, kepala kampung, kepala distrik, kepala OPD, Bamuskam dan 257 kepala kampung dibuka Bupati Herry Ario Naap.

Ketua panitia penyelenggara pertemuan masyarakat adat Biak Yudi Wanma mengatakan, ada empat narasumber yang menyajikan materi pada acara tersebut. di antaranya Pdt Hans Wanma membawakan materi sejarah pemerintahan Biak, Dr JS Mansoben pakar Antropologi Uncen Jayapura membawakan materi sejarah peradaban masyarakat Biak.

Selain itu Ketua Layanan Lembaga Pendidikan Tinggi Papua dan Papua Barat Dr Sueril S.Mofu M.Phil membawakan pendidikan sumber daya manusia masyarakat Biak dan Bupati Biak Herry Ario Naap membawakan materi visi misi Biak religius, berkarakter, berbudaya sebagai sumber pertumbuhan berdaya saing menuju kesejahteraan dan kemandirian.

Hingga Selasa malam pukul 18.30 WIT kegiatan pertemuan akbar masyarakat Biak Numfor masih melakukan diskusi dan merumuskan enam bidang, di antaranya, pemerintahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan, perikanan dan pariwisata.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
biak

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top