Papua Jajaki Kerja Sama Pengembangan Cokelat dengan Belgia

Pemprov Papua bersama Pemerintah Belgia menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang ekonomi khususnya pengembangan cokelat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  16:34 WIB
Papua Jajaki Kerja Sama Pengembangan Cokelat dengan Belgia
Biji coklat - Reuters/Kwasi Kpodo

Bisnis.com, JAYAPURA – Pemprov Papua bersama Pemerintah Belgia menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang ekonomi khususnya pengembangan cokelat.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan Belgia terkenal dengan penghasil cokelat terbesar, di mana wilayah Tabi dan Saireri juga merupakan penghasil cokelat meskipun produksinya belum maksimal.

"Wilayah Tabi dan Saireri merupakan penghasil cokelat di Provinsi Papua, namun belum dimaksimalkan produksinya, sehingga dengan adanya kunjungan Dubes Belgia diharapkan dapat membuka peluang serta kesempatan," ujarnya di Jayapura pada Senin (13/5/2019).

Menurut Tinal, sejauh ini belum ada kerja sama antara Belgia dan Papua sehingga dengan adanya kunjungan Dubes Belgia untuk Indonesia Stephane de Loecker diharapkan ada pengembangan potensi ekonomi.

"Jika Pemerintah Belgia tertarik, maka bisa dibuka kerja sama dengan masyarakat petani cokelat di Papua yang dapat meningkatkan penghasilan masyarakat dan memberi keuntungan bagi perusahaan-perusahaan," ujarnya.

Duta Besar Belgia untuk Indonesia Stephane De Loecker mengunjungi Provinsi Papua untuk mengetahui situasi Bumi Cenderawasih dan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal di ruang kerjanya pada Senin.

De Loecker menjelaskan kunjungan ini bertujuan melihat situasi Papua yang merupakan provinsi dengan wilayah yang lebih luas dari dugaannya. "Kami juga hendak mengetahui potensi ekonomi hingga konteks politik di Provinsi Papua."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, cokelat

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top