Kehadiran Damri Mudahkan Warga Sarmi, Papua

General Manager (GM) Damri Cabang Sarmi, Papua, Ahmad Supriyadi mengungkapkan tarif atau biaya angkutan bus khusus untuk pelajar dan guru sekali jalan sebesar Rp5.000.
Newswire | 30 November 2018 22:17 WIB
Deretan Bus Damri sedang terparkir.

Bisnis.com, JAYAPURA – General Manager (GM) Damri Cabang Sarmi, Papua, Ahmad Supriyadi mengungkapkan tarif atau biaya angkutan bus khusus untuk pelajar dan guru sekali jalan sebesar Rp5.000.

"Jadi biaya itu berlaku untuk tujuan jauh atau dekat. Misalnya dari Mararena Sarmi, Ibu Kota Kabupaten Sarmi ke Sewan, yang berjarak 25-an km atau dari Sarmi ke Petam, Kota Baru kompleks perkantoran pemda yang jaraknya sekitar 15 KM, sama tarifnya, Rp5.000 sekali jalan," katanya ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Jumat (30/11/2018).

Menurut dia, jika membandingkan tarif angkutan dengan jasa motor ojek bisa mencapai 10 kali lipat, jika berpatokan berangkat dari Mararena Sarmi ke Petam Kota Baru kompleks perkantoran pemda.

"Jasa ojek motor sekali jalan Rp50.000, ini sangat berat untuk para pelajar dan guru. Apalagi di Sarmi belum ada angkutan dalam kota, hanya ada jasa motor ojek atau sewa mobil," katanya.

Lebih lanjut Ahmad mengemukakan bahwa bus Damri khusus untuk angkutan pelajar dan guru yang baru beroperasi pada Senin pekan ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat lewat kementerian terkait. Dengan jam operasi bus Damri mulai dari pukul 06.00 WIT hingga pukul 16.00 WIT.

"Sebelumnya ada bus kecil untuk angkutan pelajar dan guru, tetapi dinilai kurang optimal dalam melayani mereka sehingga diusulkan untuk menambah armada baru dengan kapasitas yang lebih besar, dan kami diberikan dua unit bus yang masing-masing bisa mengangkut hingga 120 penumpang," katanya.

Sumber : Antara

Tag : papua, damri
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top