Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biak Numfor Kekurangan Tenaga Ahli Konstruksi

Kabupaten Biak Numfor, Papua, masih kekurangan jumlah tenaga ahli konstruksi untuk mengawasi pembangunan gedung dan jalan di lapangan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 November 2018  |  21:59 WIB
Ilustrasi aktivitas konstruksi. - JIBI/Nurul Hidayat
Ilustrasi aktivitas konstruksi. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, BIAK – Kabupaten Biak Numfor, Papua, masih kekurangan jumlah tenaga ahli konstruksi untuk mengawasi pembangunan gedung dan jalan di lapangan.

"Pengusaha asli orang Papua yang bergerak di sektor jasa konstruksi sampai saai ini masih banyak yang belum memiliki tenaga ahli konstruksi," kata Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi (Gapensi) Biak Hugo Efraim Aibekob di Biak, Papua, Jumat (30/11/2018).

Ia mengakui kekurangan jumlah tenaga konstruksi pengawas gedung dan jalan karena berbagai faktor, di antaranya minimnya pendidikan dan pelatihan yang diprogramkan pemerintah.

Faktor lain, menurut Ketua Gapensi Hugo Aibekob, adalah kurangnya minat anak asli Papua menekuni bidang pengawas lapangan konstruksi.

"Tenaga ahli pengawas kontruksi telah menjadi kebutuhan maka perlu dibuat program pelatihan sertifikasi secara berkelanjutan bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Papua" kata Hugo.

Ia mengatakan Gapensi sebagai organisasi profesi di bidang konstruksi setiap waktu mendorong pengusaha asli Papua untuk mengikutsertakan karyawan dalam mengikuti pendidikan uji sertifikasi tenaga tehnis mandor dan konstruksi.

Mengenai pendapatan tenaga pengawas konstruksi, menurut Hugo Aibekob, akan lebih tinggi jika telah mempunyai sertifikasi khusus pelatihan.

"Ada perbedaan pendapatan bagi tenaga ahli yang sudah memiliki kompetensi dengan tenaga lapangan yang tidak bersertifikasi," ujarnya.

Berdasarkan data, pada 2018 Gapensi Kabupaten Biak Numfor telah sebanyak 40 tenaga ahli konstruksi dan tenaga mandor mendapat program pendidikan latihan uji kompetensi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konstruksi papua

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top