Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seluruh Penyalur BBM di Papua Sudah Jual Biosolar

Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua mengungkapkan kini seluruh lembaga penyalur BBM menjual biosolar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 November 2018  |  07:44 WIB
Ilustrasi biosolar - Reuters/Mike Blake
Ilustrasi biosolar - Reuters/Mike Blake

Bisnis.com, JAYAPURA – Manajemen PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua mengungkapkan kini seluruh lembaga penyalur (SPBU, SPBU mini, dan stasiun pengisian bahan bakar nelayan/SPBN) menjual biosolar yang merupakan kebijakan pemerintah untuk meminimalisasi penggunaan minyak bumi.

"Biosolar sudah mulai didistribusikan dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Jayapura ke lembaga penyalur di sekitarnya sejak 6 November 2018," ujar Unit Manager Communication and CSR Pertamina MOR VIII, Brasto Galih Nugroho, di Jayapura, Papua, Kamis (29/11/2018).

Dia mengemukakanIa menyebut per hari TBBM Jayapura mendistribusikan rata-rata 137 kiloliter biosolar ke seluruh lembaga penyalur di Jayapura hingga Kabupaten Sarmi.

Lembaga penyalur yang dimaksud adalah 8 SPBU di Kota Jayapura, 3 SPBU Kab Jayapura, 1 SPBU mini di Kota Jayapura, 1 SBU mini di Kab Sarmi, 2 SPDN di Kota Jayapura.

Biosolar atau dikenal dengan kebijakan B20 merupakan bahan bakar alternatif yang dibuat dengan mencampur solar dengan minyak nabati seperti dari kelapa sawit dengan persentase 80 persen solar dan 20 persen minyak nabati.

Menurut dia, sejak mulai dipasarkan di Jayapura, biosolar mendapat tanggapan cukup bagus dan hal ini dikarenakan sudah banyak masyarakat yang mengerti mengenai program tersebut.

Brasto menegaskan Pertamina sudah menyiapkan sarana pendukung untuk menyukseskan kebijakan tersebut dengan menyediakan pelumas yang cocok untuk bahan bakar tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua biosolar

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top