Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daerah Otonomi Baru di Papua Barat Ditawarkan ke Investor

Investor dari Austria dan Hungaria sudah menawarkan investasi dan pihaknya diminta untuk datang secara langsung mempresentasikan potensi-potensi yang ada.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Oktober 2022  |  11:20 WIB
Daerah Otonomi Baru di Papua Barat Ditawarkan ke Investor
Sagu merupakan salah satu sumber karbohidrat nonberas. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAYAPURA - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua bakal menawarkan beberapa potensi kepada para investor untuk berinvestasi, khususnya tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) di Bumi Cenderawasih, pada puncak acara G20 pada November 2022.

Ketua Umum KADIN Provinsi Papua Ronald Antonio Bonai mengatakan salah satu potensi investasi tersebut adalah industri perikanan di Biak serta sagu yang sedang tumbuh berkembang.

"Kami juga sudah melakukan pertemuan dengan pengusaha dari Austria dan Dubes Hungaria untuk membahas peluang investasi di Papua," katanya dilansir Antara, Kamis (20/10/2022).

Menurut Ronald, para investor dari Austria dan Hungaria sudah menawarkan investasi dan pihaknya diminta untuk datang secara langsung mempresentasikan potensi-potensi yang ada.

"Kami sudah mendaftarkan dua potensi untuk menarik investor yakni sagu dan ikan tentunya dengan kualitas yang menjanjikan, sehingga itu yang akan di pamerkan pada Presidensi G20 di Bali pada November," ujarnya.

Dia menjelaskan kesempatan ini sangat bagus sehingga pihaknya berharap ada investor yang tertarik, mengingat potensi sagu dan ikan ini sangat menjanjikan.

"Untuk di Papua Pegunungan, kami belum mengetahui potensinya sehingga tidak mendaftarkan. Sedangkan Papua Selatan ada lahan sagu 5,5 juta hektare dan Papua Tengah terkenal dengan perikanannya," katanya.

Pihaknya berharap pemerintah dan instansi yang nantinya berada di tiga DOB agar memperhatikan mengenai hak ulayat karena hingga kini persoalan tanah masih menjadi hambatan bagi pelaku usaha ataupun investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua sagu

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top