Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selain Digitalisasi, Ini Dukungan Kominfo Kembangkan UMKM di Papua

Kominfo dukung pengembangan UMKM di Papua melalui pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  14:52 WIB
Selain Digitalisasi, Ini Dukungan Kominfo Kembangkan UMKM di Papua
Pelaku UMKM memanfaatkan marketplace Tokopedia untuk menjual produknya. Digitalisasi UMKM menjadi faktor penting untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19 - Bisnis/Dinda Wulandari
Bagikan

Bisnis.com,JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika turut mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia untuk menudukung pengembangan UMKM di Papua.

Direktur Informasi dan Komunikasi Kementerian Kominfo, Usman Kansong mengatakan dukungan itu meliputi aspek infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, dari sisi infrastruktur, sekitar 65 persen menara base transceiver station (BTS) yang dibangun pemerintah, berada di wilayah Papua.

“Pembangunan infrastrukur digital yang masif di Papua ini bertujuan untuk mendorong UMKM di sana agar lebih berkembang lagi,” ujarnya dalam diskusi bertajuk “Bangga Buatan Indonesia, Geliat UMKM Papua, Kamis (18/8/2022).

Meski demikian, tuturnya, sokongan Pemerintah tidak berhenti sampai pada pembangunan infrastrutkur Papua saja. Dukungan juga diberikan berupa pendampingan untuk meningkatkan SDM pelaku UMKM di Papua sehingga mereka bisa memanfaatkan akses infrastruktur digital yang sudah dibangun.

Dukungan di bidang SDM itu berupa pendampingan literasi digital, berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Kementerian Koperasi dan UKM serta Bank Indonesia Perwakilan Papua, agar pelaku UMK bisa menjual produk maupun jasa secara daring. Kegiatan ini, katanya, melibatkan generasi muda Papua sebagai relawan dan mereka menunjukkan antusiasme yang luar biasa.

Menurutnya, banyak potensi yang dihasilkan di Papua seperti tas khas Papua, Noken, serta produk lain seperti kopi, perikanan, maupun pertanian semisal sukun yang memiliki cita rasa yang unik dan berbeda dengan produk sejenis di luar Papua.

“Tidak hanya produk seperti itu. Seni music Papua juga bisa dijual secara daring. Waktu pembukaan PON di Papua, banyak lagu-lagu di sana yang bagus-bagus,” tambahnya dalam diskusi yang digelar oleh Forum Merdeka Barat (FMB) 9 itu.

Usman tidak memungkiri upaya mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia di Papua dari sisi infrastruktur menemui sejumlah tantangan seperti bentangan alam yang berat serta tantangan dari sisi keamanan. Akan tetapi, menurutnya, hal itu tidak melemahkan semangat Pemerintah, demi pemerataan kesejahteraan.

“Tantangan berangsur bisa kita atasi dan didukung oleh para relawan,” ungkapnya.

Selain pembangunan infrastruktur digital, Pemerintah pun menurutnya terus membangun infrastruktur fisik lainnya seperti jalan agar para pelaku UMKM bisa memasarkan produk-produk yang mereka hasilkan. “Dengan dukungan infrastruktur digital, produk-produk dari Papua bukan hanya bisa dijual ke wilayah Jawa tapi juga bisa go internasional,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm papua
Editor : Puput Ady Sukarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top