Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspor Freeport di Awal 2021 Sumbang Penerimaan Negara 45 Miliar

Barang tambang Freeport Indonesia itu diangkut dengan Kapal MV Atlantic Diana beberapa hari lalu dari Pelabuhan Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  06:06 WIB
Truk diparkir di tambang terbuka tambang tembaga dan emas Grasberg di dekat Timika, Papua, pada 19 September 2015. - Antara/Muhammad Adimaja
Truk diparkir di tambang terbuka tambang tembaga dan emas Grasberg di dekat Timika, Papua, pada 19 September 2015. - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, TIMIKA - Perusahaan pertambangan PT Freeport Indonesia baru-baru ini telah melakukan ekspor perdana konsentrat tembaga dan mineral ikutannya tahun 2021 dengan total mencapai 22.000 wmt (wet metric ton) yang menyumbang penerimaan negara sebesar Rp45 miliar.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Timika I Made Aryana di Timika, Minggu (10/1/2021), mengatakan sebanyak 22.000 wmt konsentrat tembaga dan mineral ikutan lainnya yang diproduksi PT Freeport Indonesia dari lokasi pertambangannya di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua itu, diekspor ke Huelva, Spanyol.

Barang tambang Freeport Indonesia itu diangkut dengan Kapal MV Atlantic Diana beberapa hari lalu dari Pelabuhan Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh.

"Penerimaan negara yang diperoleh dari kegiatan ekspor konsentrat PT Freeport itu terdiri atas penerimaan bea keluar sebesar Rp33,98 miliar dan PPh 22 Ekspor Rp11,03 miliar. Penerimaan bea keluar dihitung berdasarkan kurs yang berlaku saat ini yaitu Rp14.228 per dolar AS, tarif 5 persen, serta Harga Patokan Ekspor (HPE) adalah Rp2.171,67," kata Made Aryana.

Made menyebut meskipun pada 2020 merupakan periode yang sulit akibat adanya pandemi Covid-19, namun Kantor Bea Cukai Timika mampu menyumbang pemungutan bea keluar tertinggi di seluruh Indonesia atau hampir 50 persen dari total penerimaan bea keluar se-Indonesia.

Hingga 31 Desember 2020 Kantor Bea Cukai Timika menyumbang penerimaan negara dari sektor pungutan bea masuk sebesar Rp104,61 miliar dan bea keluar sebesar Rp1,72 triliun, serta penerimaan pabean lainnya sebesar Rp12 miliar.

Total penerimaan negara yang dikumpulkan oleh Kantor Bea Cukai Timika hingga akhir 2020 lalu mencapai Rp1,84 triliun.

Made berharap pada masa-masa mendatang terjadi peningkatan produksi maupun volume ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia, sehingga akan berdampak pada meningkatnya penerimaan negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Freeport papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top