Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Cabai Rawit di Sorong Mencapai Rp150.000 per Kilogram

Stok cabai rawit lokal mengalami kekosongan dan stok yang ada hanya cabai rawit yang didatangkan dari luar Sorong seperti dari Manado dan Palu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Januari 2021  |  11:16 WIB
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Ilustrasi. - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, SORONG - Harga cabai rawit di pasar sentral Remu kota Sorong, Provinsi Papua Barat sepekan ini naik hingga mencapai Rp150.000 per kilogram.

Pedagang di pasar sentral Remu kota Sorong, Sabtu (9/1/2021), menawarkan satu kilogram cabai rawit seharga Rp150.000 atau naik Rp90.000 dari harga sebelumnya Rp60.000 per kilogram.

Syaiful pedagang pasar sentral Remu mengaku menjual satu kilogram cabai rawit yang sudah bersih Rp150.000 per kilogram sebab harga pada tingkat agen mengalami kenaikan.

Menurut dia, menjelaskan Natal 2020 harga cabai rawit sudah naik hingga Rp100.000. Januari 2021 kembali naik hingga Rp150.000 per kilogram.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Eni pedagang pasar sentral Remu yang menawarkan satu kilogram cabai rawit Rp150.000.

"Beberapa hari ini memang harga cabai rawit naik hingga Rp150.000 per kilogram karena stok berkurang dan permintaan tinggi," ujarnya.

Menurut Eni, stok cabai rawit lokal mengalami kekosongan dan stok yang ada hanya cabai rawit yang didatangkan dari luar Sorong seperti dari Manado dan Palu.

Itta Warga Kelurahan Malanu yang ditemui di pasar sentral Remu mengaku terpaksa membeli cabai rawit seharga Rp150.000 per kilogram karena kebutuhan masakan.

"Tanpa cabai rawit masakan tidak enak, terpaksa harus beli meskipun harga tinggi. Kami berharap pemerintah segera melakukan intervensi agar harga cabai rawit kembali normal," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua harga cabai sorong

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top