Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Warga Serang Polsek Elelim dan Aniaya Polisi

Ada isu anggota mengamankan dan melindungi minuman keras hasil sitaan tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 September 2020  |  07:25 WIB
Kapolda Papua, Paulus Waterpauw, tengah memberikan keterangan pers pada Rabu (15/4/2020) - Dokumen Polda Papua.
Kapolda Papua, Paulus Waterpauw, tengah memberikan keterangan pers pada Rabu (15/4/2020) - Dokumen Polda Papua.

Bisnis.com, JAYAPURA - Sekelompok warga, Kamis menyerang Mapolsek Elelim dan menganiaya Kasat Intel Polres Yalimo di dua lokasi berbeda.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada Antara, di Jayapura, Kamis (24/9/2020) malam mengakui adanya insiden penyerangan terhadap Mapolsek Elelim dan Kasat Intel Polres Yalimo Ipda Samuel Yunus.

Dari laporan yang diterima, insiden berawal anggota mengamankan minuman keras yang didapat dan dibawa ke Polsek Elelim.

Tak berapa lama kemudian beredar isu anggota mengamankan dan melindungi minuman keras hasil sitaan tersebut dan menyerang polsek, kata Irjen Pol Waterpauw.

Diakui, selain menyerang dan merusak polsek, sekelompok warga juga menyerang Kasat Intel Ipda Yunus hingga terluka dan dievakuasi ke Jayapura.

Korban yang mengalami luka-luka di bagian muka dievakuasi sekitar pukul 16.30 WIT ke Jayapura dan saat ini sudah ditangani tim dokter di RS Bhayangkara, ujar Kapolda Papua.

Kapolres Yalimo AKBP Rahmad secara terpisah mengaku, Ipda Yunus diserang saat berjalan kaki mengecek insiden penyerangan Mapolsek Elelim.

Namun, saat ini situasi sudah kondusif dan pihaknya sudah bertemu tokoh masyarakat agar membantu menyakinkan warga kasus miras akan diproses, kata Akbp Rahmad yang dihubungi dari Jayapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top