Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabupaten Jayapura Akan Meremajakan 3.700 Hektare Tanaman Kakao

Peremajaan ribuan hektare tanaman kakao di Kabupaten Jayapura ini dilakukan secara bertahap setiap tahun.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  12:25 WIB
Ilustrasi: Pekerja memeriksa buah kakao. - Bisnis
Ilustrasi: Pekerja memeriksa buah kakao. - Bisnis

Bisnis.com, SENTANI — Meski di pandemi Covid-19, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura, Papua meremajakan tanaman kakao seluas 3.700 hektare.

"Untuk tahap pertama ini, kami sedang melaksanakan program replanting tanaman kakao untuk mengembalikan kejayaan kakao kita. Ada sekitar 3.700 hektare kebun tanaman kakao yang sedang kami programkan untuk diremajakan," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura Dodi Samyana Sambodo, Senin (27/7/2020).

Dia menjelaskan peremajaan ribuan hektare tanaman kakao di Kabupaten Jayapura ini dilakukan secara bertahap setiap tahun. Pada 2019, Dinas Perkebunan dan Peternakan Jayapura sudah meremajakan 119 hektare tanaman kakao.

Tahun ini, lanjut Dodi, ada sekitar 600 hektare yang sudah diremajakan.

Selama satu tahun, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jayapura menargetkan peremajaan tanaman kakao seluas 400 hektare.

"Namun, karena ada dukungan dan bantuan dari para mitra yang ada sehingga capaian program replanting tanaman kakao ini melampaui target yang sudah direncanakan sebelumnya,"ujar Dody.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kakao jayapura

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top