Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banjir Sorong, 754 Rumah Dilaporkan Rusak

Akan diverifikasi data korban yang rumahnya rusak agar penyaluran bantuan oleh pemerintah benar-benar tepat sasaran.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  07:59 WIB
Kendaraan menerobos banjir di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (17/7/2020). Sejumlah wilayah Kota Sorong mengalami banjir dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (16/7/2020). - Antara/Olha Mulalinda
Kendaraan menerobos banjir di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (17/7/2020). Sejumlah wilayah Kota Sorong mengalami banjir dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (16/7/2020). - Antara/Olha Mulalinda

Bisnis.com, SORONG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Sorong, Provinsi Papua Barat, menyampaikan sebanyak 754 rumah warga setempat mengalami kerusakan akibat banjir yang merendam daerah tersebut pada 16 Juli 2020.

Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone di Sorong, Kamis (23/7/2020), data rumah rusak akibat banjir tersebut akan dilakukan verifikasi ulang pada tingkat kelurahan guna memisahkan mana rumah yang masuk dalam kategori rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.

Menurut dia, verifikasi data korban yang rumahnya rusak akibat banjir penting dilakukan agar penyaluran bantuan oleh pemerintah benar-benar tepat sasaran.

"Sedangkan total keseluruhan nilai kerugian masyarakat akibat longsor dan banjir di Kota Sorong masih dalam proses perhitungan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sesuai surat keputusan yang dikeluarkan oleh Wali Kota Sorong, status tanggap darurat bencana alam banjir dan longsor berlaku hingga 31Juli 2020.

"Proposal penanggulangan bencana banjir dan longsor di Kota Sorong sudah dikirim ke BNPB pusat agar masyarakat korban banjir yang ada di kota Sorong mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat," tambah dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top