Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Sita Sajam dari Asrama Rusunawa Jayapura

Polisi Sita Sajam dari Asrama Rusunawa Jayapura
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 September 2019  |  15:59 WIB
Aparat keamanan dalam menjaga keamanan ini hanya menggunakan tameng guna mengamankan obyek-obyek vital di sepanjang jalan Kota Abepura-Jayapura, yang akan dilewati para demonstran, Kamis 29 Agustus 2019. - Antara/Reno Esnir.
Aparat keamanan dalam menjaga keamanan ini hanya menggunakan tameng guna mengamankan obyek-obyek vital di sepanjang jalan Kota Abepura-Jayapura, yang akan dilewati para demonstran, Kamis 29 Agustus 2019. - Antara/Reno Esnir.

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan polisi menyita sejumlah benda tajam dari Asrama Rusunawa, Distrik Heram, Jayapura, Papua, usai menggeledah asrama tersebut.

Barang bukti yang disita diantaranya samurai, parang, sabit, pipa besi, badik, tulang kasuari, ketapel, baju TNI, celana TNI, baju loreng, kampak, balok paku, tombak, tongkat polisi.

Selain itu juga disita bendera KNPB, tas noken bintang kejora, gelang bercorak bintang kejora, helm corak bintang kejora, celana loreng, pisau, anak panah, busur, kelereng.

Penyitaan barang bukti itu dilakukan dalam penggeledahan Asrama Rusunawa karena diduga asrama tersebut dijadikan persembunyian para pelaku kericuhan di Papua.

Penggeledahan yang dipimpin Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav ini turut diawasi oleh Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Albert Rodja.

Dedi Prasetyo mengatakan dengan ditemukannya barang bukti senjata tajam di asrama, kuat dugaan bahwa kericuhan di Jayapura pada Kamis 29 Agustus 2019 silam telah direncanakan.

"Pelaku-pelaku kericuhan memang mendesain kerusuhan di Jayapura," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Dedi menyebut asrama tersebut diduga kerap menjadi tempat persembunyian para pelaku pencurian kendaraan bermotor dan menampung hasil kejahatan curanmor.

"Pasca penggeledahan, kesiapsiagaaan lebih ditingkatkan untuk mengantisipasi gangguan keamanan, karena yang bermukim (di asrama) selain dari mahasiswa, ada kelompok pelaku kejahatan dan aktivis separatis sehingga perlu diawasi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top