Jembatan Holtekamp Jadi Ikon Kota Jayapura

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan bahwa Jembatan Holtekamp akan jadi ikon baru Kota Jayapura.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  11:58 WIB
Jembatan Holtekamp Jadi Ikon Kota Jayapura
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro meninjau Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua. Foto - Humas Bappenas

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan bahwa Jembatan Holtekamp akan jadi ikon baru Kota Jayapura.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro dalam rangka meninjau pembangunan Stadion Papua Bangkit dan pembangunan Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, menilai stadion ini sudah siap menjadi arena pembukaan maupun penutupan cabang atletik dan sepakbola dari PON 2020.

"Baik dari kualitas rumput, lintasan atletik, dan bangku penonton sudah memakai standar internasional," terang Bambang melalui siaran pers, Jumat (9/8/2019).

Ke depan, Bappenas masih akan mengikuti perkembangan venue lainnya. Dia berharap semua venue selesai tepat waktu sehingga penyelenggaraan PON 2020 di Papua berjalan lancar dan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Papua.

Di jembatan Holtekamp, Bambang juga menegaskan jembatan tersebut akan menjadi ikon baru dari Jayapura dan Papua. Selain itu juga menjadi salah satu titik konektivitas antara Kota Papua atau Jayapura dengan Papua Nugini atau tepatnya Skouw.

“Tentunya dengan keberadaan jembatan ini, kita harapkan perekonomian Papua, Jayapura, dan khususnya aktivitas perbatasan kita di Papua Nugini makin besar dan makin meningkatkan ekspor Indonesia ke Papua Nugini,” ungkapnya.

Pembangunan jembatan Holtekamp juga menarik perhatian, terutama karena mendapat dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia yakni Penghargaan Pengiriman Jembatan Rangka Baja Utuh dengan Jarak Terjauh, sejauh 3200 kilometer perjalanan Surabaya—Jayapura dengan waktu tempuh 15 hari perjalanan laut.

Adapun inovasi pembuatan rangka baja utuh ini dipicu risiko gempa dan keterbatasan lahan di sekitar Jembatan Holtekamp.

Penghargaan kedua adalah Pemasangan Jembatan Rangka Baja dengan Bentuk Utuh Terpanjang, berdimensi 112,5 meter x 20 meter x 26 meter dengan berat 2.000 ton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jayapura

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top