Ekspor Perikanan Maluku ke Jepang Dimudahkan

Bea Cukai Ambon memfasilitasi pelayanan ekspor komoditi perikanan Maluku langsung dari Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon ke Jepang.
Newswire | 04 Maret 2019 20:52 WIB
Buruh dan nelayan membongkar muat ikan tuna hasil tangkapan di Pelabuhan Pendaratan Ikan Ulee Lheu, Banda Aceh, Aceh, Rabu (20/2/2019). Data FAO State of World Fisheries and Aquaculture tahun 2018 Indonesia menjadi penghasil produk tuna terbesar di dunia dengan kontribusi 16 persen terhadap produksi perikanan tuna dunia. - Antara/Irwansyah Putra

Bisnis.com, AMBON – Bea Cukai Ambon memfasilitasi pelayanan ekspor komoditi perikanan Maluku langsung dari Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon ke Jepang.

Pelayanan ekspor langsung dilakukan kepada PT Maluku Prima Makmur yang akan mengirim komoditi perikanan ke Jepang melalui sarana pengangkut udara Garuda Indonesia, kata Kepala Kantor Bea Cukai Ambon, Yanti Sarmuhidayanti.

"Layanan ekspor langsung komoditi perikanan ikan tuna jenis Fresh Whole Tuna seberat 10,1 ton ini, dikirim ke Jepang melalui sarana pengangkut udara Garuda Indonesia GA 880 dan menggunakan Perusahaan Pengurus Jasa Kepabeanan (PPJK) PT Dwi Upaya Sukses," katanya, Senin (4/3/2019).

Bea cukai terus mendorong upaya ekspor langsung dengan memberikan fasilitas kepada para pelaku usaha yang berorientasi ekspor.

"Fasilitas tersebut berbentuk kemudahan dalam hal prosedural dan insentif fiskal yang ditujukan untuk mendongkrak produksi para pelaku usaha dan mengekspor hasil produksi tersebut," katanya.

Peran Bea Cukai kata Yanti, sangat strategis yakni sebagai agen pertumbuhan ekonomi nasional yang bisa mendorong kemakmuran daerah dan mengembangkan perekonomian daerah, melalui peningkatan ekspor langsung dari kota Ambon maupun provinsi Maluku secara umum.

Potensi di Maluku sangat banyak dari berbagai sektor usaha yang dapat meningkatkan pertumbuhan daerah dan membawa dampak pada peningkatan devisa negara.

"Kami terus dorong kegiatan ekspor langsung ini yang pasti bukan hanya dari komoditi perikanan, tetapi semua potensi yang bisa dilakukan ekspor," ujarnya.

Pihaknya bersama pemerintah provinsi Maluku terus membangkitkan upaya ekspor langsung melalui ekspor komoditas perikanan yang telah dilakukan melalui bandara Pattimura dan pelabuhan Yos Sudarso.

Data dokumen ekspor Bea Cukai Ambon, ekspor komoditi perikanan langsung dari wilayah Maluku sampai dengan bulan Maret 2018, telah sebanyak 10 kali ekspor dengan negara tujuan Singapura, Australia, Vietnam, dan Amerika Serikat.

"Tahun 2018 hingga Januari 2019 sejumlah perusahaan telah melakukan ekspor langsung, diantaranya UD Putri Desi yang telah berhasil melakukan ekspor kepiting ke Singapura dan Malaysia," tandas Yanti.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
maluku, ikan tuna

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top
Tutup