Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Papua Gelontorkan Rp2,37 Triliun Bangun Arena PON XX

Pembangunan Stadion Lukas Enembe menggunakan APBD tahun anggaran 2017-2019 sebesar Rp1,392 triliun
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  11:44 WIB
Aparat keaamanan TNI dan Polri berjaga di pintu utama Stadiun Papua Bangkit, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (23/10/2020). Venue PON XX yang bersumber dari APBD Provinsi Papua itu siap diresmikan sekaligus hitung mundur pelaksanaan PON XX 2021. Selain venue, juga diresmikan Terminal Type B Waena Kota Jayapura, peluncuran data Orang Asli Papua (OAP), pemberian nama Stadion Lukas Enembe yang sebelumnya Papua Bangkit, dan perubahan nama Bandar Udara Sentani menjadi Dortheys Hiyo Eluay. - Antara
Aparat keaamanan TNI dan Polri berjaga di pintu utama Stadiun Papua Bangkit, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (23/10/2020). Venue PON XX yang bersumber dari APBD Provinsi Papua itu siap diresmikan sekaligus hitung mundur pelaksanaan PON XX 2021. Selain venue, juga diresmikan Terminal Type B Waena Kota Jayapura, peluncuran data Orang Asli Papua (OAP), pemberian nama Stadion Lukas Enembe yang sebelumnya Papua Bangkit, dan perubahan nama Bandar Udara Sentani menjadi Dortheys Hiyo Eluay. - Antara

Bisnis.com, JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menghabiskan dana APBD sebanyak Rp2,37 triliun lebih untuk membangun sembilan arena pertandingan yang akan digunakan untuk penyelenggaraan PON XX pada 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Alexander Kapisa di Jayapura, Sabtu (24/10/2020), mengatakan dana pembangunan sembilan arena pertandingan tersebut murni dari APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2017 hingga 2019.

"Adapun biaya pembangunan Stadion Lukas Enembe menggunakan APBD tahun anggaran 2017-2019 sebesar Rp1,392 triliun," katanya.

Menurut Alexander, untuk pembangunan lapangan menembak indoor Kampung Harapan dan lapangan menembak outdoor Auri menggunakan APBD 2019 sebesar Rp115 miliar, sedangkan pembangunan GOR STT GIDI menggunakan APBD 2019 sebesar Rp93 miliar.

"Sementara pembangunan lapangan sofball dan baseball Auri dan lapangan softball dan baseball Uncen menggunakan dana APBD 2019 senilai Rp167 miliar," ujarnya.

Dia menjelaskan pembangunan GOR Voli Koya Koso habiskan anggaran sebesar Rp357 miliar, lapangan tenis Walikota Jayapura menghabiskan dana sebanyak Rp169 miliar dan pembangunan GOR futsal Mimika tahap pertama senilai Rp58 miliar serta tahap kedua Rp18 miliar.

"Jadi pembangunan sembilan venue yang diresmikan Gubernur Papua ini sudah selesai 100 persen," katanya lagi.

Dia menambahkan selain itu, pemerintah juga telah mengucurkan dana APBD untuk mendukung proses renovasi pembangunan arena pertandingan PON Papua.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top