Harga Bawang Putih Naik Rp12.000, Gula Rp1.000 per Kg di Ambon

Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di tiga pasar tradisional Kota Ambon, Maluku, masih normal, kecuali gula pasir dan bawang putih yang bergerak naik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  09:58 WIB
Harga Bawang Putih Naik Rp12.000, Gula Rp1.000 per Kg di Ambon
Bawang putih. - JIBI

Bisnis.com, AMBON - Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di tiga pasar tradisional Kota Ambon, Maluku, masih normal, kecuali gula pasir dan bawang putih yang bergerak naik.

Hasil pemantauan di Pasar Mardika, Pasar Lama, dan Batu merah, Jumat, menunjukkan harga gula pasir merek KBA mulai naik dari Rp14.000 menjadi Rp15.000/kg, dan bawang putih naik dari Rp48.000 menjadi Rp60.000/kg.

Dullah, pedagang pasar Mardika mengatakan, sekarang ini terjadi perubahan harga hanya pada dua barang kebutuhan pokok yakni gula pasir dan bawang putih.

Harga bawang putih naik dari Rp48.000 menjadi Rp60.000/kg, dan gula pasir dari Rp14.000 menjadi Rp15.000/kg.

"Kalau barang kebutuhan lain tetap normal seperti beras, telur, daging ayam beku, minyak goreng, susu kental manis, dan kebutuhan lain," ujarnya Jumat (7/2/2020) seperti dilaporkan Antara.

Beras Bulog Rp10.000, dan Rp11.000/kg tetapi masih tetap normal, beras Tawon Rp13.500/kg, beras Dua Udang Rp13.000/kg, Beras asal Namlea Rp10.000/kg, beras cap Kuda terbang Rp10.000/kg, Beras dua beruang Rp12.000/kg, dan beras cap Meicky Mouse Rp12.000/kg, di samping beras tanpa merek lainnya yang juga stabil.

Untuk telur ayam ras tetap stabil dan bervariasi mulai dari Rp1.600 hingga Rp1.700/butir, dan telur ayam kampung Rp3.000/butir, daging ayam beku asal Surabaya Rp36.000/Kg, minyak goreng kemasan seperti Bimoli Rp16.000/liter, susu kental manis cap Bendera 390 gram Rp11.000/kaleng susu bubuk Dancow 400 gram Rp43.000/dos.

Inang selama ini selaku agen pemasok barang kebutuhan dari Surabaya saat dikonfirmasi terkait naiknya harga gula pasir mengatakan, sekarang ini harga gula pasir di tingkat agen Rp680.500/karung (50 kg), dengan demikian di pasar para pedagang di pasar harus lincah agar jangan merugi.

"Saya usulkan dan meminta perhatian Pemerintah dalam hal ini pihak Bulog Maluku agar mau melakukan operasi pasar khusus gula pasir seperti tahun sebelumnya, selain harga terjangkau masyarakat juga tidak mengeluh," ujarnya.

"Yang pasti kami inginkan pihak Perum Bulog Maluku mau melaksanakan kembali operasi pasar dengan menjual gula pasir," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
maluku

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top