Gempa Bumi Guncang Raja Ampat, Tidak Berpotensi Tsunami

Berdasarkan data yang diperoleh dari Stasiun Geofisika BMKG Sorong menyebutkan, gempa bumi terjadi pada koordinat 0.39 lintang selatan dan 130.38 bujur timur yang berjarak 47 km Barat Laut Raja Ampat dengan kedalaman 10 km.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 September 2019  |  01:26 WIB
Gempa Bumi Guncang Raja Ampat, Tidak Berpotensi Tsunami
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 2,4 skala Richter mengguncang kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Sabtu pukul 00:25 WIT, namun tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Stasiun Geofisika BMKG Sorong menyebutkan, gempa bumi terjadi pada koordinat 0.39 lintang selatan dan 130.38 bujur timur yang berjarak 47 km Barat Laut Raja Ampat dengan kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme penyesaran normal (normal fault).

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Raja Ampat dan getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi. Masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gempa

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top