Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Gagalkan Penyelundupan Amunisi ke Nduga

Aparat Kepolisian dan Petugas Bandara Wamena, di Jayawijaya, Provinsi Papua menggagalkan penyelundupan 80 butir amunisi yang hendak dikirim dari Jayapura untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  13:52 WIB
Amunisi. - Istimewa
Amunisi. - Istimewa

Bisnis.com, WAMENA - Aparat Kepolisian dan Petugas Bandara Wamena, di Jayawijaya, Provinsi Papua menggagalkan penyelundupan 80 butir amunisi yang hendak dikirim dari Jayapura untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga.

Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa (30/7/2019), mengatakan amunisi ditahan setelah tiba di Gudang Kargo Bandara Wamena.

Peluru yang ditemukan terdiri dari revolver sebanyak 32 butir kaliber 38 spesial, amunisi jenis SS1 kaliber 55,6 atau jenis 22,3 sebanyak 14 butir serta magazine jenis SS1 dan V5 berisikan 30 butir.

"Jenis 55,6 bisa dipakai di senjata SS1 maupun M16. Satu butir amunisi jenis AK47, tiga butir amunisi V2 shabara yang biasa dipakai kepolisian. Jumlah total sebanyak 80 butir," katanya.

Selain amunisi yang dikemas dalam peralatan band untuk mengelabui petugas, polisi mengamankan tujuh paket ganja dalam plastik bening berukuran sedang serta yang dikemas dalam karung kecil.

"Barang-barang ini akan ditujukan ke daerah Nduga. Saya yakin ini pesannanya Egianus," katanya.

Kapolres mengatakan barang lain yang disertakan dalam penyelundupan amunisi, akan dijual untuk mendukung kepentingan kelompok itu.

"Barang lain ini akan dijual menjadi uang kemudian akan dibelanjakan amunisi untuk melakukan penyerangan-penyerangan," katanya.

Mantan Kapolres Lanny Jaya itu memastikan tersangka penyelundup telah ditangkap Polres Kabupaten Jayapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top