Australia Bantu Pendampingan Petani Sayur di Sorong

Oleh: Newswire 31 Maret 2018 | 14:46 WIB
Australia Bantu Pendampingan Petani Sayur di Sorong
Ilustrasi petani sayur/Bisnis.com-Yanuarius Viodeogo

Bisnis.com, SORONG – Program kerja sama pemerintah Indonesia dan Australia dalam peningkatan ekonomi masyarakat, Australia-Indonesia Partnership for Rural Economic Development (AIP Rural), mendampingi petani Kabupaten Sorong untuk meningkatkan kualitas dan jumlah produksi sayur.

Koordinator Konsultan Bisnis Prisma AIP Rural Lieanto Agnisetiadi mengatakan Kabupaten Sorong adalah salah satu daerah di Papua yang mendapat program pendampingan AIP Rural pada sektor pertanian, dengan mendorong petani setempat meningkatkan produksi sayuran.

Dia menjelaskan Kabupaten Sorong adalah daerah datar yang berpotensi menjadi daerah penghasil sayuran di Provinsi Papua Barat guna memenuhi kubutuhan masyarakat setempat.

Menurut dia, kebutuhan sayuran masyarakat provinsi Papua Barat hingga kini masih didatangkan dari luar daerah seperti Manado, Makasar, dan Surabaya sebab produksi petani setempat belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Padahal wilayah Provinsi Papua Barat sangat luas dan lahan pertanian sangat subur berpotensi menjadi daerah penghasil sayuran untuk dikonsumsi masyarakat setempat maupun diekspor.

“AIP Rural sedang melakukan pendampingan terhadap petani sayuran di Kabupaten Sorong agar hasil produksi lebih berkualitas dan meningkat,” tuturnya di Sorong, Papua Barat, pada Sabtu (31/3/2018).

Selama ini, kata dia, sayuran bermanfaat seperti brokoli, kol putuh, sawit dan kacang-kacangan yang dipasarkan di Kota Sorong dan Raja Ampat adalah produksi petani Kabupaten Sorong. Hanya saja, kualitas dan jumlah produksi belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

AIP Rural bekerja sama dengan PT Awindo untuk penyediaan bibit yang berkualitas bagi petani sayur di Kabupaten Sorong. Selain itu mengajarkan masyarakat bagaimana cara menanam yang baik.

Tidak hanya itu, AIP Rural bekerja sama dengan perusahaan pestisida untuk mengajarkan petani Kabupaten Sorong cara menggunakan pestisida yang terkontrol sehingga hasil produksi tetap berkualitas dan meningkat.

"Kami tidak hanya mendorong peningkatan produksi sayur saja, tetapi juga mencari solusi untuk memasarkan hasil produksi dengan harga yang stabil sehingga petani tetap semangat menanam," ungkapnya.

AIP Rural adalah sebuah paket program yang berfokus pada pembangunan berbasis sistem pasar dan bekerja untuk meningkatkan daya saing serta akses ke pasar, input yang lebih baik, keterampilan, dan teknologi bagi para petani.

Program ini bertujuan untuk mencapai 30 persen peningkatan pendapatan bersih yang berkelanjutan bagi 300.000 rumah tangga pertanian kecil, di Indonesia timur pada tahun 2018. AIP-Rural bekerja di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.

Sumber : Antara

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya