Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RS Papua Kewalahan Tangani Pasien Covid-19, Perlu Pembatasan Aktivitas

Hampir seluruh ruang isolasi yang digunakan untuk merawat pasien corona pun sebagian besarnya belum memenuhi standar yang ada.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 13 Mei 2020  |  13:29 WIB
Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua dr. Silwanus Sumule. - Antara/Evarukdijati
Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua dr. Silwanus Sumule. - Antara/Evarukdijati

Bisnis.com, PAPUA - Sejumlah rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 di Bumi Cenderawasih kini mulai terlihat kewalahan menangani membludaknya pasien positif terinfeksi corona yang dirawat, termasuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Tak main-main, jumlahnya kini mencapai 640 pasien, terbagi atas 412 PDP dan 228 positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua Silwanus Sumule memastikan akibat masih terus bertambahnya jumlah positif Covid-19 dan PDP, maka ketersediaan ruang isolasi di 16 rumah sakit rujukan di bumi cenderawasih mulai tidak mencukupi.

Bahkan hampir seluruh ruang isolasi yang digunakan untuk merawat pasien corona pun sebagian besarnya belum memenuhi standar yang ada.

“Ruang isolasi kita di rumah sakit yang memenuhi syarat hanya dua, yang lain tidak memenuhi syarat. Tetapi suka tidak suka kita harus merawat pasien corona maupun PDP,” terang Silwanus dikutip dari publikasi Pemprov Papua, Rabu (13/5/2020).

Terkait hal itu, sambung dia, pihak Satgas Covid-19 Papua kini tengah mengupayakan diadakannya satu tempat khusus bagi ODP dan PDP di luar rumah sakit, untuk melakukan isolasi mandiri.

Dimana sejumlah kepala daerah telah menyatakan kesiapan menyiapkan tempat isolasi mandiri dengan kapasitas 200 tempat tidur.

“Entah itu gedung pemerintahan aula atau apa pun kita mendukung. Yang penting ada satu tempat yang bisa digunakan untuk menempatkan pada ODP dan PDP dalam mengisolasi diri,” jelasnya.

Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Papua mencatat hingga Selasa (12/5/2020) terdapat 321 pasien di Papua sudah terpapar virus corona. Dari jumlah itu 236 dirawat, 78 sembuh dan 7 meninggal.

Sementara dari 321 kasus, jumlah terbanyak berada di Kabupaten Mimika dengan 110 kasus, lalu Kota Jayapura 77 kasus, Kabupaten Jayapura 48 kasus.

Kemudian di Kabupaten Biak Numfor ada 23 kasus, Nabire 16 kasus, Keerom 16 kasus Merauke 13 kasus, Jayawijaya 7 kasus, Sarmi 4 kasus, Boven Digoel 3 kasus, Mamberamo Tengah 2 kasus dan Supiori 2 kasus.

Silwanus pun meminta masyarakat untuk lebih disiplin untuk menjalankan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.

Ia pun mendukung penuh rencana pemberlakuan pembatasan aktivitas warga sampai dengan pukul 14.00 WIT. Dengan begitu diharapkan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dapat berjalan sesuai dengan harapan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua Virus Corona

Sumber : Pemprov Papua

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top