Harga Gula Pasir di Jayapura Naik

Kenaikan dari biasanya dijual Rp13.000 per kg kini naik menjadi sebesar Rp17.000 hingga Rp20.000 per kilogram.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  07:49 WIB
Harga Gula Pasir di Jayapura Naik
Polisi melihat tumpukan gula pasir dalam sak yang dijual tanpa izin di sebuah toko pakan burung di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/3/2020). Polisi mengungkap temuan 87 sak masing-masing berisi 50 kilogram gula pasir yang dijual oleh seseorang tanpa memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). - Antara/Siswowidodo

Bisnis.com, JAYAPURA - Harga gula pasir di pasar Kota Jayapura, Papua, sejak seminggu terakhir mengalami kenaikan dari biasanya dijual Rp13.000 per kg kini naik menjadi sebesar Rp17.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

Asani, pedagang di Jayapura mengakui, meningkatnya harga jual gula pasir di pasar karena dampak kenaikan yang diterima pedagang dari distributor bahan pokok.

"Biasanya kami jual Rp13 ribu per kg sekarang gula pasir sudah meningkat harga sebesar Rp17.000 per kg," ungkap pedagang bahan pokok di Kota Jayapura itu.

Sementara itu, Kepala Divisi Regional Perum Bulog Papua dan Papua Barat Sopran Kenedy saat dihubungi di Jayapura membenarkan adanya kenaikan harga gula pasir di pasaran.

"Harga gula pasir sudah meningkat, ada yang mencapai Rp20 ribu per kg, ya Perum Bulog berencana mengandeng Disperindag untuk melakukan operasi pasar guna menekan harga gula di pasaran," ujar Sopran dalam keterangan menjawab Antara.

Ia menyebutkan rencana pelaksanaan operasi pasar penjualan bahan pokok masih dikoordinasikan dengan pemerintah melalui dinas terkait.

Sopran mengatakan Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat secara masif sejak Januari 2020 sudah melaksanakan program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH) melalui pedagang pengecer, toko pangan kita, Rumah Pangan Kita dan kegiatan insgtansi/dinas maupun potensi kerjasama sinergi BUMN.

Berdasarkan data, stok beras di Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat tercatat sebanyak 29.769 ton dan bertahan lima hingga enam bulan ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gula, papua, gula pasir

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top