Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aparat Lumpuhkan Seorang Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata Intan Jaya

Tim gabungan TNI-Polri melumpuhkan hingga tewas NM (35) anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Intan Jaya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  22:27 WIB
Barang bukti yang diamankan saat penangkapan KKB di Nabire, Senin (20/1/2020). - Antara/Humas Polda Papua
Barang bukti yang diamankan saat penangkapan KKB di Nabire, Senin (20/1/2020). - Antara/Humas Polda Papua

Bisnis.com, JAYAPURA - Tim gabungan TNI-Polri melumpuhkan hingga tewas NM (35) anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Intan Jaya karena melawan saat ditangkap di sekitar Kampung Nifasi, Pantai Nusi Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.

"Memang benar adanya penangkapan KKB Intan Jaya di Nabire, Senin (20/1), namun saat hendak ditangkap NM melawan hingga dilumpuhkan dan meninggal akibat luka tembak, kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal, di Jayapura, Rabu (22/1/2020) malam.

Dikatakan, penangkapan terhadap KKB itu dilakukan setelah tim gabungan melakukan penyelidikan dan pengecekan di sekitar Kampung Nifasi yang diduga akan menjadi tempat transaksi jual beli senjata api.

NM bersama dua rekannya menggunakan mobil dari Pantai Nusi menuju Nabire, sehingga tim melakukan penghadangan.

Tim sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun kedua rekannya berhasil lari ke arah perbukitan, kata Kamal. Sedangkan NM sempat melawan hingga dilumpuhkan dan mengenai bagian pinggang. Akibat luka yang diderita, NM meninggal.

Identitas NM diketahui dari kartu yang ditemukan bersama sepucuk senjata rakitan beserta dua butir peluru, kata Kamal pula.

Kabid Humas Polda Papua itu mengatakan, dari hasil penyelidikan terungkap NM merupakan anggota KKB dengan jabatan sebagai Komandan Operasi Umum di wilayah MEPAGOO Kodap 29, dan dengan jabatan tersebut memiliki peran strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya.

Selain itu, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya, dan keberadaannya di Nabire diduga dalam rangka membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa, Kabupatan Intan Jaya.

Jenazah NM saat ini masih berada di kamar mayat RSUD Nabire.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top