Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemensos Salurkan Rp3,7 Miliar untuk Korban Konflik Nduga

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai Rp3,7 miliar untuk korban konflik Nduga di Papua berupa logistik, sandang dan kebutuhan dasar lainnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  17:24 WIB
Prajurit Satgas Pembangunan Jalan Trans Papua Denzipur 12/OHH Nabire dan Denzipur 13/PPA Sorong Zeni TNI AD (POP 1) mengoperasikan alat berat untuk mendorong truk menaiki tanjakan dalam pembangunan jalan di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (23/3/2016). - Antara/Sigid Kurniawan
Prajurit Satgas Pembangunan Jalan Trans Papua Denzipur 12/OHH Nabire dan Denzipur 13/PPA Sorong Zeni TNI AD (POP 1) mengoperasikan alat berat untuk mendorong truk menaiki tanjakan dalam pembangunan jalan di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (23/3/2016). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, WAMENA – Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai Rp3,7 miliar untuk korban konflik Nduga di Papua berupa logistik, sandang dan kebutuhan dasar lainnya.

"Sejak awal pemerintah sudah menurunkan bantuan. Untuk bantuan tahap pertama sudah disalurkan Januari," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat di Wamena, Papua, Senin (29/7/2019).

Bantuan berupa 50 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta logistik lainnya. Pada tahap kedua bantuan berupa perlengkapan sekolah, perlengkapan bermain anak, perlengkapan olahraga maupun perlengkapan keluarga. Lalu bantuan tahap ketiga berupa beras reguler, makanan tambahan dan paket logistik.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Dirjen Harry Hikmat kepada Sekda Kabupaten Nduga Namia Gwijangge disaksikan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Chandra Dianto, Kapolres Jayawijaya AKBP Tony Ananda serta sejumlah pejabat lainnya.

Selain bantuan logistik, tim Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial turun untuk melakukan asesmen bersama jajaran Dinsos Provinsi dan Kabupaten Nduga melalui kegiatan Layanan Dukungan Psikososial pada Februari lalu.

Lebih lanjut Harry mengatakan karena warga yang membutuhkan perhatian maka negara harus hadir. Awalnya didapat laporan terdapat 52 ribu pengungsi yang menyebar di sejumlah distrik.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Nduga Namia Gwijangge mengatakan terdata 39 ribu warga yang mengungsi tersebar antara lain di Wamena, Kenyam, Timika, dan ada juga di hutan-hutan.

"Dari 39 ribu itu saya sudah perintahkan untuk didata secara valid, nanti kami akan melengkapi data itu agar bantuan betul-betul tersalurkan," kata Namia Gwijangge.

Kontak senjata antara aparat TNI Polri dengan kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egainus Kogoya di Distrik Yal Kabupaten Nduga pada 26 Februari 2019 menyebabkan warga di Distrik Mbua, Yal, Yigi, Mapenduma, Nikuri, dan Mbulmu Yalma mengungsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top