Titik ke-123 BBM Satu Harga Diresmikan di Yalimo

Titik ke-123 program "BBM Satu Harga" diresmikan di Desa Dosumo, Distrik Abenaho, Kabupayen Yalimo, Provinsi Papua, dan merupakan titik ke-22 yang ada di Papua sejak 2016.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  17:52 WIB
Titik ke-123 BBM Satu Harga Diresmikan di Yalimo
Warga membawa jerigen berisi BBM dengan motor melintasi jalan berlumpur di Keerom, Papua, Minggu (22/10). - ANTARA/Indrayadi TH

Bisnis.com, JAYAPURA – Titik ke-123 program "BBM Satu Harga" diresmikan di Desa Dosumo, Distrik Abenaho, Kabupayen Yalimo, Provinsi Papua, dan merupakan titik ke-22 yang ada di Papua sejak 2016.

Kepala BPH Migas, M. Fanshrullah Asa di Yalimo, Selasa (26/2/2019) mengatakan hingga kini sudah ada 133 titik BBM Satu Harga yang beroperasi di seluruh Indonesia dengan target hingga akhir 2019 adalah 170 titik.

"Program ini kita mulai dari 2016. Untuk Papua dan Papua Barat adalah yang terbanyak BBM Satu Harganya. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk membangun Papua," ujarnya.

Ia menjelaskan untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah melalui PT. Pertamina (Persero) memberikan subsidi biaya diatribusi sehingga harga jual BBM di seluruh titik BBM Satu Harga sama dengan daerah lain di Indonesia.

Khusus untuk Papua yang memiliki berbagai macam hambatan, khususnya masih minimnya akses transportasi darat, biaya yang harus disubsidi pemerintah cukup besar.

"Untuk mengangkut BBM dari Timika ke Puncak Jaya menggunakan Air Tractor biayanya Rp35.000/liter, kalau dari Jayapura ke Jayawijaya Rp9.000/liter, sedangkan premium tetap dijual dengan harga Rp6.450/liter, selisihnya ditanggung oleh pemerintah," kata dia.

Sementara Manager Fuel Retail Marketing Pertamina MOR VIII, Fanda Krismianto, menegaskan adanya SPBU Kompak di Distrik Abenaho ini merupakan bentuk hadirnya negara di seluruh negeri guna memberikan keadilan untuk masyarakatnya.

Kuota untuk SPBU Kompak di Abenaho tersebut adalah 50 KL premium dan 10 KL solar.

Sedangkan pendistribusian ke lokasi tersebut dilakukan melalui TBBM Jober Timika yang kemudian dikirim menggunakan Air Tractor ke Elelim, Yalimo. Dari lokasi tersebut, BBM kemudian diangkut menggunakan moda transportasi darat menuju Abenaho.

Erehu Kepno, salah satu warga di Distrik Abenaho memberikan apresiasi kepada pemerintah dan Pertamina yang sudah menghadirkan lembaga penyalur BBM di tempatnya sehingga warga tidak lagi harus membeli BBM di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga BBM

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top