Pasukan Pengamanan Surat Suara di Puncak Jaya Ditembaki, 3 Orang Tewas

Tiga orang pasukan pengamanan surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua meninggal setelah ditembaki sekelompok orang tak dikenal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Juni 2018  |  08:59 WIB
Pasukan Pengamanan Surat Suara di Puncak Jaya Ditembaki, 3 Orang Tewas
Petugas KPU Mimika menyortir buku panduan, formulir isian dan kotak suara Pilkada Papua di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Papua, Sabtu (23/6). - ANTARA FOTO / Spedy Paereng

Bisnis.com, JAKARTA -- Tiga orang meninggal setelah pasukan pengamanan surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua ditembaki sekelompok orang tak dikenal.

Antara melansir Kamis (28/6/2018), tiga orang korban tewas adalah Kepala Distrik Torere Obaja Froaro serta dua anggota polisi yaitu Ipda JN dan Brigpol SK. Mereka bertugas mengamankan surat suara di Distrik Torere, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Peristiwa itu terjadi ketika Kepala Distrik Torere dan sembilan anggota Polri yang dipimpin Ipda JH membawa surat suara dengan perahu motor. Di tengah perjalanan, mereka diadang dan ditembaki.

Tiga anggota polisi dalam rombongan tersebut masih belum diketahui nasibnya, sedangkan empat orang lainnya selamat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal menyatakan pihaknya masih melakukan konfirmasi atas insiden tersebut.

"Sabar ya, karena kami masih mengecek ke Polres-Polres," ujarnya.

Papua adalah salah satu daerah yang menggelar pemilihan gubernur dan wakil gubernur dalam agenda Pilkada serentak 2018 yang digelar pada Rabu (27/6). Pilgub kali ini diikuti dua pasangan calon yakni Lukas Enembe-Klemen Tinal dan Jhon Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, Pilkada Serentak

Sumber : ANTARA

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Terpopuler

Top