8 Warga Mimika Ditangkap Aparat Gabungan. Ratusan Amunisi dan Satu Senjata Rakitan Disita

Oleh: Newswire 15 September 2018 | 13:39 WIB
8 Warga Mimika Ditangkap Aparat Gabungan. Ratusan Amunisi dan Satu Senjata Rakitan Disita
Ilustrasi/Istimewa

Bisnis.com, JAYAPURA - Setelah menengkap seorang warga berinisial RW, aparat gabungan menangkap 8 warga di Mimika, Papua.

 Aparat gabungan Polri dan TNI, Sabtu (15/9/2018) pukul 06.00 WIT menangkap 8 warga beserta ratusan amunisi, satu pucuk senjata api rakitan, dan sejumlah dokumen di suatu rumah di Jalan Freeport, Kompleks Bendungan, Kabupaten Mimika, Papua,

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Sabtu siang, mengatakan penangkapan delapan warga beserta sejumlah barang bukti tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus terhadap RW yang pada Senin (10/9) membawa 153 butir amunisi di Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika.

"Jadi setelah dapat informasi, jajaran di lapangan langsung melakukan penggeledahan di markas Komite Nasional Papua Barat atau KNPB wilayah Timika di-back up aparat TNI setempat, dan ternyata ditemukan sejumlah barang bukti dan delapan warga," katanya saat menggelar jumpa pers di Mapolda Papua, Kota Jayapura.

Pada saat melakukan penggeledahan itu, kata Kamal, barang bukti yang ditemukan diantaranya amunisi kaliber 5,56 sebanyak 104 butir, amunisi revolver sebanyak 11 butir, amunisi 7,62 sebanyak 1 butir, bom molotov atau rakitan sebanyak 7 botol, dan selembar bintang kejora.

"Ada juga sejumlah dokumen, handphone, hardisk, parang, busur beserta anak panah, kampak dan tombak. Sementara inisial kedelapan warga yang diduga merupakan aktivis KNPB adalah TG, HW, HE, PN, EH, NA, JK, dan YW," katanya.

Kini kedelapan warga itu, lanjut Kamal sudah diamankan di markas Polres Mimika untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, RW (20), seorang pelajar kedapatan membawa 153 butir amunisi di Bandara Moses Kilangin ketika hendak terbang ke Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Senin (10/9).

RW yang membawa ransel memasukkan barang bawaannya ke alat deteksi atau x-ray dan petugas mencurigai barang bawaannya. Setelah dicek ternyata berisi peluru yang berjumlah 153 butir serta uang tunai senilai Rp110 juta.

Sumber : Antara

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya