World Gold Council Luncurkan Layanan Konsultasi Pertambangan Emas

Oleh: Mutiara Nabila 28 Juni 2018 | 21:42 WIB
Ilustrasi./JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk melancarkan gerakan industri hijaunya, World Gold Council, sebagai organisasi pengembangan pasar untuk industri emas telah menerbitkan makalah konsultasi mengenai Prinsip Penambangan Emas Bertanggung Jawab.

Prinsip-prinsip tersebut menunjukkan kerangka kerja baru dan menetapkan visi yang jelas bagi investor dan pengguna hilir mengenai cara kerja dari pertambangan emas yang bertanggung jawab.

Dewan Emas dunia bersama dengan para anggotanya, yang merupakan perusahaan pertambangan emas terkemuka di dunia, telah menetapkan prinsip-prinsip yang dinilai dapat menangani isu-isu lingkungan, sosial, dan masalah tata kelola untuk sektor pertambangan emas.

“Tujuan di balik Prinsip Penambangan Emas Bertanggung Jawab adalah bahwa mereka harus menjadi kerangka yang kredibel dan diakui secara luas di mana perusahaan tambang emas dapat memberikan keyakinan bahwa emas mereka telah diproduksi secara bertanggung jawab,” ujar Stephanie Mackrell, Head Of Corporate Communication World Gold Council, dikutip Bisnis dalam laporannya, Kamis (28/6/2018).

Prinsip pertambangan emas yang bertanggung jawab itu tidak bertujuan untuk menetapkan standar baru, melihat adanya banyak standar yang menunjukkan beberapa aspek berbeda terkait dengan pertambangan yang bertanggung jawab.

Namun, prinsip tersebut dibuat dengan tujuan menghargai dan memperkuat instrument yang sudah ada dalam satu kerangka kerja. 10 prinsip yang terdapat dalam makalah itu menyebutkan etika, keamanan dan kesehatan, hak asasi manusia, hak tenaga kerja, dan cara kerja sama dengan masyarakat.

Selain itu memuat prinsip tata kelola lingkungan, penggunaan air, energi dan perubahan iklim, rantai pasokan dan transparansi, serta hubungan dan akuntabilitas.

Konsultasi akan terus dibuka hingga 9 Agustus 2018. World Gold Council rencananya akan terbuka pada masukan dari stakeholder termasuk pemerintah negara yang menjadi tuan rumah, investor, anggota rantai pasokan dan masyarakat sipil.

Dengan adanya konsultasi tersebut, Dewan Emas itu ingin meyakinkan pihak-pihak tersebut bahwa kerangka kerjanya bisa dinilai kredibel secara luas. Masukan untuk World Gold Council dapat diberikan lewat survei yang dilakukan secara online.

Editor: Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer