Pilkada Maluku: Murad – Barnabas Sementara Pimpin Quick Count

Oleh: Newswire 27 Juni 2018 | 16:20 WIB
Calon Gubernur Maluku Herman Koedoeboen memasukkan surat suara saat pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Maluku di TPS 13 Desa Halong, Kecamatan Baguala, Ambon, Maluku, Rabu (27/6)./Antara-Izaac Mulyawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno, unggul sementara dengan perolehan suara 43,61 persen, versi hitung cepat LSI Denny JA hingga Rabu pukul 13.16 WIB.

Berdasarkan hitung cepat tersebut, pasangan Said Assagaff-Andreas Rentanubun memperoleh 30,03 persen, dan pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath sebesar 26,35 persen.

Dalam data hitung cepat LSI Denny JA hingga pukul 13.16 WIB persentase data yang diterima baru 61,67 persen dengan margin of error sebesar 1 persen, dan vote turnout sebesar 69,05 persen.

Jumlah pemilih yang terdaftar dalam DPT Maluku dan berhak menyalurkan hak politiknya sebanyak 1.149.990 orang dan tersebar pada 3.358 TPS yang di 11 kabupaten dan kota di Maluku.

Pilkada Maluku 2018 diikuti tiga pasangan calon Gubernur - Wagub, yakni Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN) dengan nomor urut 1 dan diusung Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS.

Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) dengan nomor urut 2, diusung PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Nasdem,Partai Hanura, PKB, PKPI, PPP dan PAN.

Sedangkan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath dengan jargon HEBAT merupakan satu-satunya pasangan yang lolos dari jalur perseorangan.

Sumber : Antara

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer