BNI Papua Salurkan Kredit Usaha Rakyat Rp77 Miliar

Oleh: Rustam Agus 09 Mei 2018 | 11:59 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAYAPURA--Manajemen PT BNI (Persero) Kantor Wilayah Area Papua-Papua Barat mengklaim hingga kini realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2018 sudah mencapai Rp77 miliar, dan umumnya terserap pada sektor perdagangan.

"Kita targetkan penyaluran KUR 2018 sebesar Rp135 miliar, sampai sekarang realisasinya sudah Rp77 miliar. Harapan saya target KUR ini pada Juni sudah tercapai," ujar Kepala BNI Kantor Wilayah Area Papua-Papua Barat, Suhardi Petrus, di Jayapura, Rabu.

Menurut dia, tulis Antara, pada 2017 realisasi mencapai KUR Rp107 miliar dengan jumlah kredit bermasalah (NPL) hampir nihil.

Menurut dia, dengan capaian tersebut, maka penyerapan KUR pada akhir 2018 bisa melebih target karena masih banyak nasabah BNI yang belum mengerti mengenai keberadaan produk tersebut.

"Kita tidak perlu susah-sudah cari nasabah karena nasabah perdagangan kita banyak dan mereka masih banyak yang belum tahu bagaimana mendapatkan KUR. Penyaluran KUR pada 2018 diharap bisa mencapai Rp200 miliar," kata dia.

Ia mengakui untuk Papua dan Papua Barat yang belum memiliki kawasan industri, sektor perdagangan masih sangat mendominasi.

Ia juga memastikan BNI akan ikut mendorong program pemerintah untuk meningkatkan sektor produksi di wilayah tersebut.

"Kita juga akan memberi kredit kepada para petani, untuk lahan satu hektare kurang lebih petani membutuhkan dana Rp15-25 juta. Pertanian baru di Merauke, kita akan coba di Keerom," kata Suhardi.

Sebelumnya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua, Misran Pasaribu mengungkapkan untuk 2018 pemerintah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Papua mencapai Rp1 triliun setelah realisasi pada 2017 mencapai Rp750,76 miliar.

Untuk meningkatkan realisasi penyaluran KUR di Papua, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah sudah berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua untuk mendata kluster-kluster binaan dari masing-masing dinas terkait yang produktif.

"Langkah pertama kita minta pemda untuk mendata dulu, kalau sudah dapat datanya potensi dari binaan tersebut akan dihubungkan dengan perbankan yang siap menyalurkan KUR kepada mereka," ujarnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya