Tinjau Jembatan Holtekamp, Jokowi Harapkan Ada Pertumbuhan Ekonomi Baru

Oleh: Amanda Kusumawardhani 12 April 2018 | 09:55 WIB
Jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua yang selesai 95% pembangunannya, tampak dari ketinggian, Rabu (11/4/2018)./Antara-Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAYAPURA--Presiden Joko Widodo mengharapkan tumbuhnya titik-titik perekonomian baru dengan adanya pembangunan Jembatan Holtekamp di Papua.

Di sela kunjungannya ke Papua, Kamis (12/4/2018), Jokowi menyempatkan diri meninjau lokasi pembangunan Jembatan Holtekamp yang berada di Kota Jayapura.

Jembatan sepanjang 732 meter ini berada di atas Teluk Youtefa dan menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami di Provinsi Papua.

"Jembatan ini kita harapkan akan menumbuhkan titik-titik perekonomian baru. Ini [jembatan] bisa memperpendek jarak dari dulunya 2,5 jam sekarang bisa ditempuh 1 jam," kata Jokowi di Jayapura.

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan Jembatan Holtekamp yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami di Provinsi Papua, Kamis (12/4)./Bisnis-Amanda K. Wardhani

Saat ini, progres pembangunan jembatan sudah mencapai 80% dan diharapkan dapat rampung pada September 2018. Dengan adanya jembatan ini, lalu lintas masyarakat Papua dari Kota Jayapura menuju perbatasan Skouw yang semula 2,5 jam terpangkas menjadi 60 menit.

"Ini Jembatan Holtekamp yang kita kalau ingat semua dimulai Mei 2015 dan kita harapkan nanti akhir tahun 2018 sudah selesai dan dengan panjang jembatan 732 meter dan tambah bentangan kanan kiri jalan 7.800 meter. Saya kira ini menjadi jembatan yang paling panjang," ujar Presiden.

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninjau lokasi pembangunan Jembatan Holtekamp yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami di Provinsi Papua, Kamis (12/4)./Bisnis-Amanda K. Wardhani

Tak hanya itu, Jokowi menyebutkan pembangunan jembatan ini merupakan contoh kerja sama yang baik antardaerah karena pembangunannya melibatkan pemerintah pusat dan daerah.

Jika dirinci, proses pembangunan jembatan ini terdiri dari empat paket yakni jembatan bentang utama, jalan akses sisi Holtekamp, jembatan bentang pendekat, dan jalan akses sisi Hamadi. Nilai keempat proyek paket tersebut mencapai Rp1,935 triliun.

Selain diharapkan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru, kawasan di sekitar jembatan ini juga berpotensi menjadi tempat wisata yang indah dan bisa mendatangkan wisatawan.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya