Tenaga Medis di Jayapura Akan Dapat Rumah Khusus

Oleh: Zufrizal 31 Maret 2018 | 06:18 WIB
Tenaga Medis di Jayapura Akan Dapat Rumah Khusus
Foto aerial proyek pembangungan jembatan Holtekamp di Jayapura, Papua, Senin (13/11)./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, akan membangun rumah khusus bagi para tenaga medis di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Perumahan bagi tenaga medis yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Papua itu dibangun di tanah seluas 5 hektare yang merupakan tanah hibah dari Suku Pay dan Bebe Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami.

Direktur Jendral Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Papua yang memberi perhatian  para tenaga medisnya dan mengharapkan agar pemerintah daerah pun segera mempersiapkan kelengkapan administrasi.

“Semoga pembangunan ini segera bisa cepat dilaksanakan. Segera disiapkan surat-suratnya … agar lahan ini nantinya bisa diserahkan dan dibalik nama atas nama Pemda Provinsi Papua sehingga setelah kami bangun nanti asetnya bisa kami serahkan ke Pemda Papua,” ujar Khalawi di Jayapura seperti dikutip dari lama resmi Kementerian PUPR, pekan ini.

Dia menyatakan hal itu saat acara peletakan batu pertama sebagai tanda komitmen pemerintah atas pembangunan perumahan bagi tenaga medis tersebut.

Khalawi mengungkapkan bahwa selain di Papua, kementerian telah berkoordinasi dan melakukan nota kesepahaman dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan pembangunan rumah bagi para tenaga medis yang belum memiliki rumah. “Khususnya bagi tenaga medis yang bertugas di daerah terpencil, perbatasan dan lainnya,”ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aloysius Giyai dalam sambutannya mengungkapkan bahwa penyediaan perumahan bagi tenaga medis sebagai bentuk apresiasi terhadap pelayanan mereka selama ini.

Pembangunan rumah khusus ini akan dilaksanakan dengan anggaran 2019 dikarenakan lokasi untuk pembangunan penyediaan perumahan anggaran 2018 telah ditetapkan pada 2017.

Editor: Zufrizal

Berita Terkini Lainnya