PERBANKAN DIGITAL : BNI Kembangkan Layanan Remitansi

Oleh: Abdul Rahman 14 Februari 2018 | 02:00 WIB

JAKARTA—PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tengah mengembangkan layanan remitansi ke arah mobile banking untuk memudahkan pengiriman uang dari dan ke luar negeri.

Direktur Tresuri & Internasional BNI Panji Irawan mengatakan, sistem baru yang diberi nama BNI Smart Remittance tersebut terutama ditujukan untuk memfasilitasi pada pekerja migran yang ingin mengirim uang ke Indonesia.

“Ke depannya nasabah di luar negeri tidak harus datang ke outlet untuk kirim uang. Mereka dapat kirim langsung melalui gadget-nya,” katanya melalui siaran pers, Selasa (13/2).

BNI Smart Remittance merupakan layanan pengiriman uang dari luar negeri ke Indonesia, maupun dari Indonesia ke seluruh dunia.

Kiriman uang dari luar negeri ke Indonesia dapat diterima baik ke rekening BNI, rekening bank lain, maupun yang diambil tunai di cabang BNI, Kantor Pos, Pegadaian, Alfamart, dan mitra lainnya yang telah bekerja sama dengan BNI.

Layanan kiriman uang BNI dari luar negeri didukung oleh jaringan internasional yang luas melalui 6 Kantor Cabang Luar Negeri, 2 Kantor Perwakilan, BNI Remittance Limited di Hong Kong, serta 1.600 bank koresponden di seluruh dunia.

Bekerja sama dengan bank di seluruh dunia, BNI juga dapat melayani kiriman uang ke luar negeri dengan Same Day Service, Yuan Remittance, Won Remittance, Ringgit Remittance, serta kiriman uang ke-125 mata uang lokal di seluruh dunia.

Sepanjang tahun 2017, BNI telah melayani remitansi senilai US$36 miliar.

BNI baru saja menerima penghargaan sebagai bank yang melayani remitansi terbaik di wilayah Asia Tenggara untuk kesembilan kalinya.

Prestasi tersebut diraih dalam acara 11th Annual Best Deal & Solution Awards dari Alpha Southeast Asia untuk kategori “Best Remittance Provider in Southeast Asia 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati mengatakan, pihaknya menargetkan pertumbuhan jumlah transaksi remitansi dengan mengoptimalkan layanan kepada para pekerja migran di Hong Kong dan Singapura.

Sepanjang tahun lalu, BNI menerbitkan 1 juta Kartu Pekerja Indonesia (KPI) yang akan didistribusikan kepada para pekerja migran di 6 negara, yaitu Jepang, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan.

BNI terus mensosialisasikan kepada para TKI maupun calon TKI terkait manfaat dari KPI. Kartu yang notabene juga menjadi kartu debit ini selain bisa memudahkan transaksi perbankan juga bisa mempermudah dalam mendaftarkan diri serta membayar tagihan BPJS Ketenagakerjaan.

Apabila tercapai 1 juta KPI baru maka emiten bersandi saham BBNI tersebut bisa meraup Rp150 miliar berupa fee based dari remitansi. Guna mencapai target ini maka perseroan menjalin kerja sama pula dengan kedutaan besar Indonesia di sejumlah negara. (Abdul Rahman)

Editor: Farodlilah Muqoddam

Berita Terkini Lainnya