Hitung Nilai Valuasi Rio Tinto di Freeport Indonesia, Inalum Minta Bantuan Danareksa

Oleh: Lucky Leonard 29 Januari 2018 | 21:53 WIB
Freeport/Antara

Bisnis.com, JAKARTA--PT Danareksa (Persero) akan ikut melakukan valuasi nilai hak partisipasi Rio Tinto sebesar 40% di PT Freeport Indonesia.

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan valuasi tersebut dilakukan oleh tim auditor, akuntan, dan investor bank. Proses tersebut berjalan seiring dengan rencana Inalum dalam membeli 40% PI Rio Tinto di Freeport Indonesia setelah dikonversi menjadi saham.

"Kita pasti nunjuk lead-nya BUMN. Kita minta Danareksa yang bantu valuasi harga," ujarnya di sela rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Senin (29/1/2018).

Adapun hasil valuasinya ditargetkan sudah sudah ada pada Juni mendatang. Waktu tersebut sesuai dengan jangka waktu Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sementara yang habis pada 30 Juni 2018.

Budi menegaskan proses valuasi tersebut tidak melibatkan Freeport-McMoRan Inc., induk usaha Freeport Indonesia.

Terkait masalah pendanaan, Budi menyatakan kas holding BUMN industri pertambangan cukup kuat. Menurutnya, kemungkinan hanya perlu sedikit tambahan pendanaan di luar kas.

"Inalum kasnya kuat, PTBA kuat, dan Timah kuat. Dari kas holding lumayan lah. Nanti dipinjam sedikit untuk menambahkan," tuturnya.

Editor: Mia Chitra Dinisari

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer